NETSULSEL | Jakarta, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) resmi membuka lembaran sejarah baru. Lewat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Senin (29/6/2026), emiten penyedia jasa pertambangan ini tidak hanya merombak lini kepemimpinannya, tetapi juga membawa kabar gembira yang sudah lama dinanti oleh para investor: pembagian dividen tunai untuk pertama kalinya (perdana).
Langkah ini menjadi bukti nyata dari komitmen perseroan dalam menghargai kepercayaan para pemegang saham, sekaligus penanda momentum kebangkitan finansial perusahaan.
Sejarah Baru, Dividen Perdana di Tengah Kinerja Gemilang
Setelah mencatatkan performa impresif sepanjang tahun buku 2025 dengan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 4,3 triliun, DEWA memutuskan untuk membagikan dividen tunai perdana sebesar Rp 58,6 miliar (atau Rp 1,5 per saham).
Dividen final tunai ini dijadwalkan mengalir ke rekening para pemegang saham pada 31 Juli 2026.
Direktur DEWA, Ricardo Silaen, menegaskan bahwa kebijakan dividen ini bukan sekadar bagi-bagi keuntungan, melainkan cerminan dari prospek jangka panjang perseroan yang cerah dan terukur.
”Kami akan terus menjaga keseimbangan rasio pembagian dividen dan investasi untuk pertumbuhan yang berkelanjutan,” ungkap Ricardo. Ia optimistis, dengan penguatan tata kelola, disiplin operasional, serta fokus pada aspek Health, Safety, and Environment (HSE), DEWA akan mampu terus menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
Penyegaran Manajemen, Hadirnya Tokoh-Tokoh Senior
Selain membawa angin segar lewat dividen, RUPST kali ini juga memikat perhatian publik dengan bergabungnya tokoh jurnalisme senior nasional, Karni Ilyas, sebagai Komisaris Independen yang baru. Kehadiran sosok-sosok berpengalaman di jajaran dewan komisaris dan direksi diharapkan mampu memperkuat pengawasan, transparansi, dan arah strategis perusahaan ke depan.
Berikut adalah susunan lengkap Direksi dan Dewan Komisaris DEWA yang baru:
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris: Bambang Irawan Hendradi
Wakil Presiden Komisaris (Independen): Suadi Atma
Komisaris: Nalinkant Amratlal Rathod
Komisaris: Wisnu Wahyudin Pettalolo
Komisaris: Sorimuda Pulungan
Komisaris (Independen): Gories Mere
Komisaris (Independen): Agus Suharyono
Komisaris (Independen): Karni Ilyas
Dewan Direksi
Presiden Direktur: Teguh Boentoro
Direktur: Ahmad Hilyadi
Direktur: Fredia Yuzirwan
Direktur: Mahmud Samuri
Direktur: Mukson Arif Rosyidi
Direktur: Faruk Fauzi
Direktur: Anny Tjandra
Direktur: Joseph Lembayung
Direktur: Ricardo Silaen
Kepercayaan Penuh untuk Masa Depan
Dalam rapat tersebut, pemegang saham juga memberikan acquit et decharge (pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya) kepada Direksi dan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan selama tahun 2025. Dengan laporan keuangan yang telah disetujui dan wewenang penunjukan akuntan publik untuk tahun 2026 yang telah diberikan, DEWA kini siap melangkah mantap menghadapi tantangan global dengan fundamental yang jauh lebih kokoh.










