
NETSULSEL | Makassar, Aparat gabungan dari Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Selatan, BNNP Sulsel, dan Satpol PP kembali melancarkan operasi penindakan tegas di kawasan yang dikenal sebagai sarang peredaran narkotika, yakni Kampung Borta-Sapiria, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Jumat (16/10/2026) sore tadi.
Operasi berskala besar ini membuat kawasan tersebut mendadak mencekam. Tim gabungan yang menyisir titik-titik rawan langsung mengamankan sejumlah orang yang diduga kuat terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkotika, baik laki-laki maupun perempuan, beserta sejumlah barang bukti. Tak hanya itu, petugas di lapangan juga kembali membongkar pagar-pagar liar yang disinyalir sengaja dipasang sebagai jalur peredaran serta tempat transaksi barang haram tersebut.
Sepak Terjang Kampung Borta-Sapiria: Benteng Hitam Sindikat Narkoba
Nama Kampung Borta-Sapiria bukanlah wajah baru dalam catatan hitam dunia kriminalitas di Kota Makassar. Wilayah ini sudah lama dikenal sebagai salah satu “kampung narkoba” paling licin dan seolah tidak ada kapok-kapoknya.
Sepak terjang para sindikat di kawasan ini dikenal sangat terorganisir dan kerap menyulitkan aparat penegak hukum. Dalam berbagai operasi sebelumnya, wilayah ini sering kali diidentikkan dengan benteng pertahanan para bandar, di mana mereka menggunakan sistem pengamanan berlapis, portal penyekatan jalan, hingga pagar-pagar khusus untuk mengecoh petugas saat penggerebekan mendadak dilakukan. Jaringan peredaran di wilayah ini juga kerap melibatkan sistem pengawasan ketat dari mata-mata lokal untuk memantau pergerakan aparat.
Keterangan Resmi Aparat Penegak Hukum
Menanggapi operasi penindakan sore ini, pihak kepolisian menegaskan bahwa langkah tegas ini diambil untuk memutus mata rantai sindikat yang selama ini, meski kerap digerebek, kembali beroperasi.
“Operasi gabungan ini merupakan bukti komitmen kami bahwa negara tidak boleh kalah dengan sindikat narkoba. Kampung Borta-Sapiria ini seakan tidak ada kapok-kapoknya, sehingga kami bersama BNNP Sulsel dan Satpol PP turun langsung melakukan penyisiran total serta membongkar akses-akses yang dijadikan tempat transaksi,” ujar perwakilan Ditresnarkoba Polda Sulsel di lokasi kejadian, Jumat (16/10/2026).
Pihak kepolisian menambahkan, puluhan orang yang terjaring dalam razia sore tadi langsung digelandang ke Mako Polda Sulsel guna menjalani serangkaian pemeriksaan intensif serta tes urine lanjutan. Aparat memastikan penindakan dan pembersihan di kawasan rawan tersebut akan terus digalakkan secara berkala hingga jaringan peredarannya benar-benar lumpuh. (syam)
















