
NETSULSEL | Makassar, Suasana Musyawarah Daerah (Musda) XI Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) di Hotel Claro mendadak pecah dan bergemuruh. Bukan karena gesekan politik, melainkan karena aksi ratusan kader yang menyambut kedatangan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dengan yel-yel unik dan nyanyian lagu viral yang tengah naik daun: ‘Mas Bahlil Ganteng’ alias MBG!
Sejak menapakkan kaki di area hotel sekitar pukul 13.30 Wita, Bahlil yang menumpangi mobil hitam langsung dikepung oleh lautan kader berseragam kuning. Karpet merah penyambutan terasa kian kental dengan nuansa adat saat Bahlil dipakaikan sarung tenun khas Sulawesi Selatan. Di lobi utama, figur-figur top seperti Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bersama para barisan Ketua DPD II Golkar sudah berdiri tegap memberikan penghormatan luar biasa kepada sang nahkoda baru Beringin.
“MBG… Mas Bahlil ganteng…!”
Gemuruh koar suara itu terdengar nyaring dan kompak, menggema langsung dari lantai dua hotel. Panggung politik formal seketika berubah riuh saat emak-emak dan kader perempuan Golkar mendominasi korus nyanyian tersebut, membuat Bahlil tersenyum di tengah kawalan ketat para politisi senior. Aksi histeris saling rebutan swafoto dan bersalaman tak terhindarkan, menegaskan pesona magnetis Bahlil yang berhasil mencuri perhatian penuh di tanah Daeng.
Di balik kemeriahan nyanyian ‘MBG’ yang mencairkan suasana, Musda XI Golkar Sulsel kali ini sebenarnya menyimpan tensi politik yang krusial. Agenda utama forum besar ini adalah menentukan pemegang tongkat komando Golkar Sulsel, di mana sosok Ilham Arief Sirajuddin (IAS) berada di atas angin sebagai calon tunggal setelah sukses menyapu bersih mayoritas dukungan DPD II. Kehadiran Bahlil untuk membuka Musda ini secara resmi menjadi legitimasi penting bagi arah baru kejayaan Golkar di Indonesia Timur. (rei)















