Golkar Sulsel Tolak Mentah-Mentah Isu Munaslub, IAS Sebut Manuver Murahan Pihak Ketakutan

IAS tegskan DPD Golkar Sulsel, tegak lurus ke Bahlil

NETSULSEL | Makassar, DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan mengambil sikap pasang badan dan memberikan perlawanan telak terhadap wacana Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang dihembuskan pihak eksternal. Ketua DPD Golkar Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), dengan tegas menyatakan penolakan keras dan menyebut isu tersebut sebagai provokasi murahan untuk memecah belah soliditas partai.

​Bagi Golkar Sulsel, kemunculan isu pergantian kepemimpinan di tingkat nasional ini bukan sekadar dinamika biasa, melainkan bentuk kepanikan politik pihak tertentu melihat tren elektabilitas Partai Golkar yang melambung tinggi di bawah komando Ketua Umum Bahlil Lahadalia.

​Sebut Isu Munaslub Upaya Pecah Belah yang Harus Dihentikan
​Dalam pernyataannya yang bernada tegas di Makassar, IAS menuturkan bahwa isu Munaslub sengaja dimainkan oleh tangan-tangan jahil yang merasa terganggu dengan kokohnya barisan beringin saat ini. Ia pun melayangkan peringatan menohok agar pihak-pihak luar berhenti mencoba mengail di air keruh.

​“Kami melihat isu Munaslub ini sengaja dihembuskan karena ada yang tidak senang dengan soliditas Partai Golkar di level nasional. Apalagi, sejumlah lembaga survei menunjukkan tren peningkatan elektabilitas Partai Golkar yang begitu positif,” ujar IAS, Sabtu (7/11/2026).

​Mantan Wali Kota Makassar dua periode ini mendesak agar segala bentuk upaya adu domba dan skenario pecah belah dihentikan seketika. Menurutnya, Golkar saat ini berada dalam kondisi paling solid dan tidak akan goyah oleh rumor spekulatif yang dihembuskan segelintir pihak tak bertanggung jawab.

​Satu Komando di Bawah Ketum Bahlil Lahadalia
​Sebagai bentuk respons atas manuver tersebut, Golkar Sulsel langsung memperketat barisan internal. Mesin politik partai dipastikan bergerak masif dan terstruktur hingga tingkat akar rumput di kelurahan dan desa melalui konsolidasi organisasi yang intensif.

​IAS juga menginstruksikan seluruh kader dari tingkat provinsi hingga basis terdepan untuk tidak mudah terpancing, tetap waspada terhadap infiltrasi pihak luar, serta tegak lurus pada aturan organisasi.

​“Jangan ada pihak manapun yang mencoba mengadu domba atau memecah belah Partai Golkar. Kami mengajak seluruh kader untuk menjaga persatuan, menghormati mekanisme organisasi, dan tetap solid dalam satu barisan di bawah komando Ketua Umum Bapak Bahlil Lahadalia,” tegasnya.

Dengan kedewasaan berorganisasi dan loyalitas kader yang teruji, Golkar Sulsel memastikan seluruh agenda strategis partai ke depan akan dikawal secara bulat, tanpa ruang sedikit pun bagi pihak luar untuk menyusupkan perpecahan. (sulM)