Inovasi Mahasiswa PNUP Makassar, Ubah Petani Cengkeh Desa Kanrung Menuju Era Digital

ngat modernisasi pertanian terpancar di Desa Kanrung, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai. Lewat Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2026, Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika dan Komputer Politeknik Negeri Ujung Pandang (HIMATIK-PNUP) mendampingi petani lokal untuk beradaptasi dengan teknologi modern.

NETSULSEL | Sinjai, Semangat modernisasi pertanian terpancar di Desa Kanrung, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai. Lewat Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2026, Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika dan Komputer Politeknik Negeri Ujung Pandang (HIMATIK-PNUP) mendampingi petani lokal untuk beradaptasi dengan teknologi modern.

​Kegiatan bimbingan teknologi ini menghadirkan kolaborasi erat antara Dosen Pendamping PPK Ormawa HIMATIK-PNUP, Mardawia Mabe Parenreng, S.ST., M.T., tim relawan mahasiswa, Kepala Desa Kanrung Muhammad Amir Abdullah, PPL setempat, serta para perwakilan kelompok tani.

​Para petani dilatih mengoperasikan mesin pengering otomatis Smart Clove-Dryer, mencatat hasil panen via aplikasi Kanrung Digi-Clove, hingga memanfaatkan aplikasi Google Lens dan Plantix untuk mendeteksi kesehatan tanaman secara mandiri. Program ini juga memperkuat peran Duta Digital desa guna menjaga keberlanjutan literasi teknologi warga.

​Perwakilan kelompok tani, Ibrahim, mengaku sangat terbantu dengan aksi nyata mahasiswa ini. Musim hujan dan ancaman hama yang selama ini menjadi kendala pengeringan cengkeh kini mulai teratasi lewat genggaman smartphone dan alat otomatisasi.

​Kepala Desa Kanrung, Muhammad Amir Abdullah, mengapresiasi konsistensi mahasiswa PNUP yang turun langsung membawa dampak positif bagi produktivitas dan kualitas hasil tani lokal. Program pendampingan ini diharapkan mampu mencetak kemandirian ekonomi masyarakat Desa Kanrung hingga akhir program pada Oktober mendatang.(duppa)