NETSULSEL | Bulukumba, Komitmen Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, dan langsung dirasakan oleh masyarakat kembali membuahkan hasil gemilang. Ajang Jambore Pelayanan Publik yang diselenggarakan di Desa Bontomacinna, Kecamatan Gantarang, resmi berakhir setelah berlangsung sukses pada 21–22 Oktober.
Kegiatan yang dipusatkan di ruang-ruang publik ini berhasil mencatatkan angka partisipasi yang luar biasa, dengan menjangkau total 8.046 warga yang datang memanfaatkan berbagai layanan administrasi dan perizinan yang dihadirkan langsung di tengah-tengah mereka.
Capaian fantastis ini sekaligus menandai titik keempat dari total 10 titik pelayanan yang telah dicanangkan dalam rangkaian program inovatif Pemkab Bulukumba tahun ini. Kehadiran jambore ini menjadi wujud nyata pemangkasan birokrasi, di mana warga tidak perlu lagi repot mendatangi kantor pemerintahan di pusat kabupaten untuk mengurus berbagai keperluan penting.
Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, yang akrab disapa Andi Utta, menyampaikan apresiasi tinggi atas antusiasme masyarakat Kecamatan Gantarang serta kerja keras seluruh jajaran perangkat daerah yang terlibat. Menurutnya, pemerintah harus hadir secara aktif dan nyata di tengah masyarakat, bukan sekadar menunggu di balik meja kantor.
”Pelayanan publik bukan hanya soal administrasi, tetapi tentang bagaimana kita menghadirkan rasa peduli dan solusi nyata bagi masyarakat. Melalui Jambore Pelayanan Publik ini, kita ingin memastikan bahwa negara benar-benar hadir di tengah warga, memberikan kemudahan, serta memangkas jarak birokrasi hingga ke pelosok desa,” tegas Andi Utta.
Ia juga menambahkan bahwa capaian 8.046 penerima layanan di Desa Bontomacinna membuktikan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap kemudahan akses layanan dasar. Oleh karena itu, Pemkab Bulukumba akan terus mengoptimalkan sisa titik pelaksanaan yang tersisa dari target 10 titik yang telah direncanakan.
Masyarakat Desa Bontomacinna dan sekitarnya tampak antusias memanfaatkan berbagai stan layanan yang disediakan, mulai dari administrasi kependudukan, kesehatan, perizinan usaha, hingga berbagai layanan publik lainnya. Keberhasilan ini diharapkan mampu menjadi motivasi bagi wilayah lainnya untuk terus menyukseskan agenda jemput bola pelayanan publik di Kabupaten Bulukumba.
Pemerintah Kabupaten Bulukumba menyampaikan terima kasih mendalam kepada seluruh elemen masyarakat, instansi, dan panitia yang telah berpartisipasi. Bersama-sama, komitmen untuk mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas, transparan, dan inklusif di Bumi Panrital Lopi akan terus dikawal hingga tuntas. (ita)

















