Lepas dari Drama Antrean Menyebalkan, Resep Ganjil-Genap yang Mujarab Jinakkan Kepadatan SPBU Makassar

Kebijakan ganjil-genap efektif menghalau drama antrian kendaraan di SPBU

NETSULSEL | Makassar, Drama panjang antrean bahan bakar minyak (BBM) yang sempat melumpuhkan urat nadi lalu lintas Kota Makassar perlahan sirnah. Pemandangan barisan kendaraan yang mengular hingga menutup separuh badan jalan kini tak lagi terlihat, berganti dengan suasana pengisian BBM yang lebih tertib dan terkendali.

​Efektivitas ini tercipta setelah Pemerintah Kota Makassar bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi memberlakukan sistem ganjil-genap untuk pengisian BBM di seluruh SPBU. Pantauan di lapangan sejak sore kemarin hingga pagi ini menunjukkan dampak instan dari kebijakan tersebut. Kepadatan kendaraan memang masih terjadi di beberapa titik, tetapi seluruhnya tersaring rapi di dalam area SPBU tanpa meluber ke jalan raya.

​Sesuai penanggalan hari ini, Senin (14/9), giliran kendaraan berplat nomor genap yang diperbolehkan mengisi bahan bakar. Pengaturan jadwal ini terbukti ampuh mengurai penumpukan volume kendaraan yang biasanya memicu kemacetan parah dari berbagai arah.

​Di SPBU Jalan Sultan Hasanuddin, misalnya, suasana tampak begitu terkondisikan. Barisan roda dua yang mengantre untuk mengisi Pertalite tak sampai menyentuh puluhan unit dan berbaris rapi. Sementara di jalur roda empat, meski antrean terbilang lumayan panjang, ekor barisan kendaraan tertahan tepat di batas area luar SPBU tanpa mengganggu pengguna jalan lain.

​Pemandangan lebih lengang terlihat di SPBU Jalan Sungai Saddang. Antrean kendaraan roda empat bahkan bisa dihitung dengan jari. Meski area sepeda motor terbilang lumayan padat, alur masuk dan keluar kendaraan mengalir sangat tertib.

​Kelancaran ini juga tak lepas dari kesiapan aparat gabungan TNI dan Polri. Sejak pagi sebelum SPBU mulai beroperasi, para petugas sudah bersiaga di lokasi untuk mengatur alur lalu lintas sekaligus mengarahkan para pengendara sesuai ketentuan plat nomor hari itu.

​Kondisi yang jauh lebih manusiawi ini disambut lega oleh para pengguna jalan. Salah seorang pengendara roda empat yang ditemui di SPBU Sultan Hasanuddin, Rahmat (38), mengaku sangat bersyukur dengan berlakunya aturan baru ini.

​”Jujur, lega sekali. Biasanya kalau mau isi BBM itu sudah dibayangka stresnya, harus buang waktu satu dua jam di jalan cuma buat antre dan tamabh bikin macet. Sekarang masuk SPBU lancar, tertib, dan cepat. Harapan saya kondisi tertib seperti ini bisa bertahan terus, jadi tak ada lagi drama antrean menyebalkan yang bikin serba susah,” ungkap Rahmat.

​Dengan respon positif warga dan pengawalan ketat petugas di lapangan, sistem ganjil-genap ini diharapkan menjadi titik balik terciptanya ketertiban umum dan kenyamanan mobilitas warga di Kota Makassar.(ita)