Membawa Cahaya Sains ke Pelosok Negeri Rektor Unhas Lepas 125 Pejuang Ekspedisi Patriot 2026

Ruang Senat Gedung Rektorat Universitas Hasanuddin (Unhas), Kamis (23/7/2026). Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. (Prof. JJ), secara resmi melepas 125 generasi muda pilihan dalam Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Tahun 2026. Mereka siap melangkah ke bentang wilayah Indonesia Timur demi menghadirkan sains, riset, dan pengabdian yang berdampak nyata.

NETSULSEL | ​Makassar, Ilmu pengetahuan tak boleh hanya mengendap di ruang-ruang kuliah atau megahnya menara gading akademik. Ia harus melangkah jauh, menyapa tanah-tanah pelosok, dan menjadi jawaban atas tumpuan harapan masyarakat di kawasan transmigrasi.

​Semangat itulah yang menyala di Ruang Senat Gedung Rektorat Universitas Hasanuddin (Unhas), Kamis (23/7/2026). Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. (Prof. JJ), secara resmi melepas 125 generasi muda pilihan dalam Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Tahun 2026. Mereka siap melangkah ke bentang wilayah Indonesia Timur demi menghadirkan sains, riset, dan pengabdian yang berdampak nyata.

​ekspedisi patriot 2026, rektor unhas lepas tim ekspedisi, patriot transmigrasi unhas, unhas berdampak, universitas hasanuddin, prof jamaluddin jompa, kementerian transmigrasi, pengabdian masyarakat unhas, transmigrasi indonesia timur, transmigrasi fakfak, berita unhas hari ini, inovasi sains transmigrasi

​Terpilihnya 125 Patriot ini bukanlah proses yang instan. Terlahir dari kolaborasi Kementerian Transmigrasi dan Unhas sebagai pengelola, program ini menyedot antusiasme luar biasa dari para insan akademis se-Indonesia.

​Dari total 1.182 pendaftar sejak Juni 2026, ratusan anak muda terbaik melewati seleksi ketat—bukan hanya menguji kecerdasan intelektual, tetapi juga ketahanan mental, kemampuan berkolaborasi, dan kepekaan sosial.

​”Karakter seorang Patriot tidak dibangun hanya dari nilai akademik, melainkan dari kapasitasnya untuk mendengarkan, memfasilitasi, dan berjuang bersama masyarakat di lapangan,” ungkap drg. Nursyamsi, M.Kes., mewakili Tim Pengelola Ekspedisi Patriot Unhas.

​Mulai 31 Juli hingga Desember 2026, para peserta yang berasal dari Unhas dan berbagai perguruan tinggi mitra akan diterjunkan ke titik-titik kawasan transmigrasi strategis, meliputi:

Fakfak (Papua Barat) – Kawasan Weri-Saharey

​Sulawesi Tenggara – Muna, Kolaka, dan Konawe

​Sulawesi Selatan – Luwu Timur dan Sidenreng Rappang (Sidrap)

Menatap Indonesia dari Garis Depan: Sambutan Hangat dari Daerah
​Langkah mulia para pejuang sains ini disambut tangan terbuka oleh pemerintah daerah. Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Fakfak, Lud Masrur Kamudi, menyatakan kesiapannya untuk mendampingi para Patriot selama bertugas di bumi Papua.

​”Kami berkomitmen mengawal setiap langkah para Patriot di lapangan. Kehadiran anak-anak muda berketerampilan ini adalah energi baru bagi kami dalam menggali potensi lokal dan membangun kawasan transmigrasi secara berkelanjutan,” ujar Lud Kamudi penuh optimisme.

​Pesan Menyentuh Rektor Unhas: “Pulanglah Saat Kepergianmu Dirasakan Sebagai Kehilangan”
​Puncak suasana haru dan membakar semangat terjadi saat Prof. JJ menyampaikan amanatnya sebelum secara simbolis menyerahkan bendera pataka kepada perwakilan tim. Beliau menegaskan visi Unhas Berdampak—sebuah manifestasi di mana kampus hadir merobohkan sekat teori dan langsung berdenyut bersama persoalan rakyat.

​”Menjadi seorang Patriot bukan sekadar gelar, melainkan tentang ketulusan mencintai negeri dan kerelaan untuk berkorban. Keberhasilan kalian tidak diukur dari seberapa banyak program kerja yang selesai, tetapi dari seberapa besar kepercayaan dan rasa cinta yang berhasil kalian bangun bersama warga,” tegas Prof. JJ penuh haru.

Pesan penutup Rektor Unhas pun menjadi lecutan jiwa bagi seluruh peserta yang siap mengabdi:

​”Saya berharap, ketika masa penugasan ini berakhir, kepergian kalian dirasakan sebagai sebuah kehilangan—karena kalian telah diterima, dipercaya, dan dicintai oleh masyarakat tempat kalian mengabdi.”

​Dengan kibaran bendera pengabdian yang telah diserahkan, 125 Patriot 2026 ini kini siap berlayar dan melangkah, membawa lentera sains untuk menyalakan harapan di pelosok Nusantara.(duppa)