Menyemai Harapan dari Bawah, Kisah Haji Badris Salam, Mantan Kuli Bangunan yang Kini Dipeluk Komunitas REI Sulsel dari 5 Daerah

dukungan DPD REI 5 Daerah dinyatakan di Kabupaten bulukumba.

NETSULSEL | Bulukumba, Di balik dinamika kontestasi kepemimpinan DPD Real Estate Indonesia (REI) Sulawesi Selatan periode 2026–2029, terselip sebuah kisah humanis yang menyentuh hati. Sosok Haji Badris Salam (HBS), seorang pengembang yang dikenal bersahaja dan ramah, terus memanen dukungan hangat dari para kolega dan anggotanya di daerah.

​Kehangatan itu berhembus kuat saat HBS berkunjung ke You Are Cafe di Jalan Poros Nasional Bulukumba-Sinjai, Rabu (26/8/2026). Dalam suasana kekeluargaan yang cair, Komisariat Wilayah (Korwil) IV REI Sulsel yang membawahi lima daerah Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Selayar, dan Sinjai (JBBSS) secara bulat menyatakan dukungan penuh untuk HBS.

​Bukan sekadar formalitas organisasi, penyerahan surat dukungan oleh Ketua Korwil IV REI Sulsel, A. Adry Ismawan Putra, disambut riuk tepuk tangan dan pelukan hangat. Dari 25 perusahaan properti di wilayah tersebut, hampir 95 persen menyatukan suara untuk berjalan bersama HBS menuju Musyawarah Daerah (Musda) Oktober 2026 mendatang.

​Menerima gelombang kepercayaan yang begitu besar dari Korwil IV sebagai penutup rangkaian roadshow-nya, HBS tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Dengan senyum khasnya yang teduh, ia menyampaikan rasa syukur mendalam.

​”Kami berterima kasih dan sangat bersyukur atas ketulusan teman-teman di Korwil IV. Ini bukan soal jabatan, tapi soal amanah untuk saling membesarkan,” ungkap HBS penuh kehangatan.

​Jejak Keringat dan Ketulusan Menyediakan Hunian Layak
​Dukungan mengalir deras bukan tanpa alasan. Bagi para anggota REI di daerah, HBS bukan sekadar calon ketua, melainkan cerminan dari perjuangan nyata dari titik nol.

​Lahir dan besar di Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai, perjalanan hidup HBS adalah potret ketangguhan. Sebelum sukses mendirikan PT Bumi Pundi Karsa, ia meniti jalurnya dari dasar: menjadi buruh dan pekerja bangunan. Ia paham betul rasa lelah memegang cetok, menyusun bata, dan bermandi keringat di bawah terik matahari.

​Pengalaman hidup itulah yang membentuk empati mendalam dalam dirinya. Tak heran jika kini, saat menjabat sebagai Wakil Ketua DPD REI Sulsel, HBS gigih memperjuangkan pembangunan rumah subsidi yang berkualitas tinggi. Bagi HBS, rumah murah bukan berarti asal-jadian, sebab di sanalah keluarga-keluarga kecil menenun masa depan.

​Niat tulus itu kini berpadu dengan misi kemanusiaan yang lebih besar. HBS aktif mengawal Program Tiga Juta Rumah bentukan Presiden Prabowo Subianto di kawasan Bulukumba, Maros, dan berbagai penjuru Sulsel, demi memastikan masyarakat berpenghasilan rendah bisa memiliki hunian yang layak dan bermartabat.

​Melalui kepemimpinan yang inklusif dan kolaboratif dengan pemerintah, HBS ingin merangkul seluruh pengembang—terutama di daerah—agar bisa tumbuh bersama tanpa ada yang tertinggal. Dari seorang pekerja bangunan hingga menjadi sosok pemersatu pengembang Sulsel, Haji Badris Salam membuktikan bahwa kepemimpinan sejati lahir dari kerendahan hati dan ketulusan untuk melayani.(ita)