
NETSULSEL | Makassar, Kemeriahan, gengsi, dan gaya hidup sehat menyatu sempurna di kawasan Centre Point of Indonesia (CPI) Makassar. Perhelatan turnamen REI Padel Merdeka 2026 yang berlangsung disalah satu Arena Padel terbaik kota Makassar pada 21–23 Agustus 2026 resmi ditutup dengan sukses besar. Selama tiga hari berturut-turut, riuh tepuk tangan penonton yang membeludak mengiringi aksi penuh gengsi para peserta.
Tak sekadar ajang unjuk kebolehan, turnamen ini menjadi panggung sport tourism dan lifestyle paling hangat di Sulawesi Selatan. Sebanyak 250 pasang ganda (500 pemain) turun ke lapangan, berjuang memperebutkan podium tertinggi sekaligus memadukan semangat kemerdekaan dengan gaya hidup modern. Para pemenang pun meninggalkan arena dengan dada tegak penuh rasa bangga, memboyong pulang jajaran hadiah mewah dari total prize pool senilai Rp150 Juta.
Kategori yang Tuntas Dipertandingkan
Kategori Prestasi: Arena pembuktian performa tinggi para atlet dan pemain berpengalaman.
Kategori Eksekutif: Wadah kompetisi bergengsi bagi jajaran pimpinan dan pengambil keputusan.
Kategori Komunitas: Tempat berkumpulnya para pegiat padel dari berbagai latar belakang.
Kategori Influencer: Penambah warna dan keseruan gaya hidup urban kekinian.
Ketua Panitia Pelaksana sekaligus CEO Bumi Pundi Karsa Holding Company, H. Badris Salam, mengapresiasi antusiasme luar biasa dari para pelaku industri properti, pengusaha, hingga penggerak media sosial. Menurutnya, ajang ini terbukti melampaui sekadar kompetisi menjadi ruang silaturahmi yang cair sekaligus penguat sinergi bisnis antar-stakholder.

“Ini bukan akhir dari sebuah penyatuan perbedaan gagagsan, ide dan sikap, tapi turnamen ini adalah sinergi antar stake holderdari semua aspek bisnis yang dibutuhkan untuk kemajuan Sulawesi Selatan” Tekan H.Badris.
Apresiasi tinggi juga datang dari Sekjen DPP REI, Raymond Arfandy. Ia mengaku salut atas inisiatif DPD REI yang sukses mengemas olahraga populer ini menjadi wadah kolaborasi yang solid, serta berharap ajang serupa terus dipertahankan sebagai agenda rutin ke depan.(syam/ita)
















