Tangis Keluarga di Makassar Terobati: Polisi Ringkus KKB Pembunuh Warga Asal Makassar, Satu Pelaku Tewas Dilumpuhkan

Pengungkapan kasus penembakan dan penikaman brutal yang merenggut nyawa warga sipil asal Kota Makassar oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua akhirnya membuahkan hasil. Aparat gabungan sukses meringkus para pelaku, di mana satu orang tersangka dilaporkan tewas akibat tindakan tegas terukur karena melakukan perlawanan.

NETSULSEL | ​Makassar, Pengungkapan kasus penembakan dan penikaman brutal yang merenggut nyawa warga sipil asal Kota Makassar oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua akhirnya membuahkan hasil. Aparat gabungan sukses meringkus para pelaku, di mana satu orang tersangka dilaporkan tewas akibat tindakan tegas terukur karena melakukan perlawanan.

​Kabar penangkapan ini disambut penuh haru oleh pihak keluarga di Makassar, yang sebelumnya diselimuti duka mendalam atas kepergian korban berinisial A (46), yang tewas saat tengah mencari nafkah di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

​Kronologi Penindakan Tegas oleh Aparat
​Aparat gabungan dari Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengendus tempat persembunyian para pelaku. Penangkapan dilakukan di Jalan Seradala, Distrik Dekai. ​Saat hendak diamankan, para pelaku justru memberikan perlawanan sengit yang membahayakan nyawa petugas di lapangan. Alhasil, polisi mengambil langkah tegas dan terukur.

​”Petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur karena pelaku melakukan perlawanan saat hendak ditangkap. Berinisial EH meninggal dunia di lokasi kejadian,” kata Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Yusuf Sutejo,

​Sementara itu, satu pelaku lainnya berinisial AD alias YH berhasil diringkus hidup-hidup dan langsung dibawa ke RSUD Dekai untuk mendapatkan penanganan medis sebelum menjalani pemeriksaan hukum lanjutan. Jenazah pelaku berinisial EH juga telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

​Suara Keluarga Korban di Makassar
​Kepergian almarhum A yang merantau demi mencari sesuap nasi namun harus pulang tinggal nama meninggalkan luka menganga bagi sanak saudaranya di Makassar. Sebelumnya, almarhum tewas secara mengenaskan setelah diserang saat sedang membantu menurunkan muatan sembako dari atas truk di kawasan Ruko Blok B, Distrik Dekai.

​Pihak keluarga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran kepolisian dan aparat keamanan yang bergerak cepat memburu para pelaku hingga tertangkap. Perasaan lega, meskipun diiringi derai air mata, dirasakan oleh keluarga korban.

​”Kami selaku keluarga sangat berterima kasih kepada pihak kepolisian dan aparat keamanan yang sudah bergerak cepat menangkap pelaku yang merenggut nyawa keluarga kami dengan keji. Meskipun almarhum tidak bisa kembali, setidaknya keadilan sudah ditegakkan dan pelakunya telah ditindak tegas oleh aparat,” ungkap salah satu perwakilan keluarga korban di Makassar dengan nada haru.

​Dengan tertangkapnya para pelaku ini, publik di Makassar berharap keamanan bagi warga sipil perantau di tanah Papua bisa semakin dijamin, sehingga insiden serupa tidak kembali berulang di masa mendatang (kiki)