500 Lulusan PNUP Dikukuhkan, Siap Bawa Kompetensi Vokasi ke Industri dan Panggung Global

Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) kembali membuktikan komitmennya sebagai benteng pendidikan vokasi unggulan di Indonesia. Melalui Sidang Senat Terbuka Luar Biasa Wisuda Periode I Tahun 2026, sebanyak 500 lulusan resmi dikukuhkan di Gedung Auditorium Kampus 2 PNUP, Sabtu (19/9/2026).

NETSULSEL | Makassar, Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) kembali membuktikan komitmennya sebagai benteng pendidikan vokasi unggulan di Indonesia. Melalui Sidang Senat Terbuka Luar Biasa Wisuda Periode I Tahun 2026, sebanyak 500 lulusan resmi dikukuhkan di Gedung Auditorium Kampus 2 PNUP, Sabtu (19/9/2026).

​Momen bahagia ini sekaligus menandai babak baru bagi keluarga besar PNUP yang kini telah meluluskan total 18.280 alumni sejak awal berdirinya. Mengusung tema “Growing Through Legacy, Moving Toward Impact: Shaping a Sustainable Future”, prosesi dipimpin langsung oleh Ketua Senat PNUP, Prof. Dr. Ir. Muhammad Arsyad, M.T., bersama Direktur PNUP, Prof. Rusdi Nur, S.S.T., M.T., Ph.D.

Capaian Akademik Membanggakan

​Tidak sekadar lulus, para wisudawan dari 28 program studi ini mencatatkan torehan prestasi akademik yang amat memuaskan:

  • Jenjang D3: Rata-rata IPK 3,53 (Lama studi rata-rata: 3 tahun 1 bulan 20 hari).
  • Jenjang D4 / Sarjana Terapan: Rata-rata IPK 3,56 (Lama studi rata-rata: 3 tahun 9 bulan 7 hari).
  • Jenjang S2 / Magister Terapan: Rata-rata IPK mencapai 3,97 (Lama studi rata-rata: 1 tahun 11 bulan 22 hari).

​Secara akumulatif, rata-rata IPK wisudawan periode ini menyentuh angka 3,56. Pada kesempatan tersebut, sebanyak 26 wisudawan dianugerahi predikat prestasi akademik terbaik dan 1 wisudawan meraih penghargaan prestasi nonakademik terbaik.

Jejak Langkah di Panggung Internasional

​Pendidikan vokasi di PNUP terbukti tidak berhenti di dalam ruang kelas. Melalui jejaring global yang kuat, para mahasiswa PNUP telah mengukir prestasi hingga ke mancanegara.

​Salah satu terobosan besar ditunjukkan melalui Manufacturing Program Batch 3 hasil kolaborasi PNUP, PT LiuGong Machinery Manufacturing Indonesia (LMMI), dan Liuzhou Polytechnic University, Tiongkok. Sebanyak 14 mahasiswa (9 Teknik Elektro dan 5 Teknik Mesin) menempuh studi selama enam bulan di Liuzhou sebelum melanjutkan pengalaman industri lewat magang dan skema ikatan dinas di LMMI.

​Langkah internasionalisasi ini makin diperkuat lewat kemitraan strategis dengan Guangxi Modern Polytechnic College (GMPC), Tiongkok, yang disahkan sebagai Pusat Penugasan Dosen PNUP di Luar Negeri sekaligus Pusat Magang dan Pelatihan Praktik Internasional.

​Tidak hanya itu, alumni PNUP juga menembus program prestisius Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA), seperti Fayyaza Naira Sophan Rachmat (Cheng Shiu University) dan Muh. Yardan Naufal Athallah (National Taipei University) yang kini melanjutkan studi S2 di Taiwan, serta Muftiyah Aqilah Azwar dari program kerja sama internasional MSU Malaysia.

Langsung Diserap Dunia Kerja dan Industri

​Kualitas lulusan PNUP yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja dibuktikan secara nyata dalam prosesi wisuda ini.

​Sebanyak 11 alumni dari kelas kerja sama PT Trakindo Utama secara resmi diserahterimakan langsung dalam sesi penandatanganan berita acara untuk segera melangkah ke dunia kerja profesional. Selain Trakindo, PNUP juga meluluskan mahasiswa kelas kerja sama dan ikatan dinas dengan raksasa industri seperti PT Huayou dan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).

​”Jangan pernah berhenti belajar, jangan pernah berhenti bermimpi. Dunia di luar sana penuh dengan peluang, tetapi juga penuh dengan tantangan,” pesan Direktur PNUP, Prof. Rusdi Nur, di hadapan para wisudawan dan orang tua.

​Prof. Rusdi menegaskan bahwa ijazah adalah awal dari perjalanan panjang. “Pintu kesuksesan dibuka oleh kerja keras, ketekunan, dan integritas,” tambahnya seraya mengajak dunia usaha dan industri untuk terus memberikan ruang bertumbuh bagi talenta-talenta muda PNUP.

Terus Berinovasi Menjawab Zaman

​Saat ini PNUP tidak hanya berfokus pada jenjang Diploma dan Sarjana Terapan, tetapi juga terus mengepakkan sayap melalui tiga Program Magister Terapan (Rekayasa Perawatan dan Restorasi Jembatan; Rekayasa Teknologi Manufaktur; serta Pemasaran, Inovasi, dan Teknologi) hingga Program Doktor Terapan Efisiensi Energi.

​Wisuda Periode I Tahun 2026 ini menjadi bukti nyata keberhasilan pendidikan berbasis vokasi di Makassar. Ke-500 lulusan kini siap melangkah ke dunia industri, kewirausahaan, maupun studi lanjutan membawa semangat. (baba)