Membanggakan. Lompat Dua Pita Sekaligus, Unhas Tembus Peringkat 201–300 Dunia THE Impact Rankings 2026

NETSULSEL | Jakarta, Sebuah lompatan prestisius dan penuh inspirasi baru saja ditorehkan oleh Universitas Hasanuddin (Unhas). Melampaui target nasional yang diamanatkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Unhas secara resmi melesat masuk ke dalam kelompok peringkat 201–300 dunia dalam Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2026.

​Pengumuman yang dibacakan di ajang Global Sustainable Development Congress 2026 di ICE BSD City, Jakarta, Selasa (24/6/2026) kemarin, memicu gemuruh kebanggaan. Bagaimana tidak? Unhas berhasil melompati dua pita peringkat sekaligus dari posisinya di tahun lalu yang berada di peringkat 401–600 dunia. Capaian ini sekaligus mengunci posisi Unhas di dalam lingkaran elite 10 Besar Perguruan Tinggi Terbaik Nasional.

Bukan Sekadar Angka, Ini Dampak Nyata untuk Bumi
​THE Impact Rankings bukanlah ajang pemeringkatan biasa. Ini adalah panggung global yang mengukur seberapa besar kontribusi nyata sebuah universitas terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) demi keberlangsungan bumi.

​Unhas membuktikan bahwa riset, pengajaran, dan pengabdian masyarakat mereka bukan sekadar teori di atas kertas, melainkan aksi nyata yang diakui dunia. Tengok saja rapor hijau Unhas di 4 pilar SDGs utama berikut:

​SDG 1 (No Poverty), Melejit dari kelompok 201–300 menjadi Peringkat 58 Dunia.

​SDG 3 (Good Health and Well-being), Meroket dari kelompok 401–600 menjadi 101–200 Dunia.

​SDG 14 (Life Below Water), Melesat dari peringkat 52 menjadi Peringkat 31 Dunia.

​SDG 15 (Life on Land), Naik kelas dari kelompok 201–300 menjadi Peringkat 87 Dunia.

​”Akademik Hari Ini Adalah Titipan Generasi Mendatang”

​Napas keberlanjutan ini ditegaskan langsung oleh Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc (Prof. JJ). Fondasi kokoh Good University Governance yang ia tanamkan kini mulai membuahkan hasil manis.

​”Berbagai kebijakan telah diambil dan diimplementasikan untuk memastikan Unhas menjadi kampus yang memenuhi standar operasional yang ramah terhadap lingkungan. Kita harus memastikan bahwa kehidupan akademik hari ini merupakan titipan dari generasi mendatang,” ujar Prof. JJ penuh semangat.

Berkat keberhasilan ini, Prof. JJ didapuk menjadi pembicara dalam forum nasional bergengsi, SDGs Center Conference 2026, yang digelar oleh BAPPENAS esok hari (Kamis, 25/6/2026) untuk membagikan formula sukses (best practice) Unhas kepada kampus-kampus lain di Indonesia.

​Sinergi Kolektif, Kerja Keras Bersama
​Nakhoda yang hebat tentu didukung oleh kru kapal yang luar biasa. Sekretaris Unhas, Prof. Ir. Sumbangan Baja, M.Phil., Ph.D., menekankan bahwa hasil ini lahir dari kerja keras kolektif seluruh sivitas akademika.

​Meski telah mencapai target, Unhas tidak mau cepat berpuas diri. Direktur Peningkatan Reputasi Unhas, Prof. Dr. Ir. Rohani Ambo Rappe, M.Si., menyatakan ke depannya Unhas akan semakin memperkuat manajemen data dan dokumentasi agar seluruh dampak positif yang dilakukan kampus terekam sempurna secara internasional.

Pesan Inspirasi, Menjaga Asa di Panggung Dunia
​Keberhasilan Unhas menembus posisi 10 besar nasional dan melompat tinggi di panggung dunia adalah bukti nyata bahwa keterbatasan geografis bukan penghalang untuk bersinar. Kampus dari Timur Indonesia ini telah membuktikan bahwa dengan visi yang jelas, kerja keras kolektif, dan kepedulian mendalam terhadap masa depan bumi, standar dunia pun bisa digenggam.

​Selamat untuk Universitas Hasanuddin! Teruslah menginspirasi, bergerak maju, dan menjadi episentrum inovasi yang membawa kebaikan bagi masyarakat dan lingkungan global. Ewako Unhas!(ist)