Tancap Gas Usai Aklamasi, Ilham Arief Sirajuddin Patok Target ‘Gila’ 50 Persen Kursi Golkar Sulsel!

Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel terpilih, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), langsung tancap gas. Tanpa basa-basi, tokoh penentu konstelasi politik Sulsel ini langsung melempar target ambisius yang siap mengguncang peta elektoral.

NETSULSEL | Makassar, Genderang perang politik resmi ditabuh di Sulawesi Selatan. Usai mencetak kemenangan mutlak lewat jalur aklamasi, Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel terpilih, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), langsung tancap gas. Tanpa basa-basi, tokoh penentu konstelasi politik Sulsel ini langsung melempar target ambisius yang siap mengguncang peta elektoral.

​Bukan sekadar mempertahankan dominasi, IAS secara berani mengumumkan komitmen sakralnya di hadapan Ketua Umum DPP Partai Golkar: melipatgandakan perolehan kursi legislatif hingga 50 persen di seluruh tingkatan di Sulsel!

​“Harapan Ketua Umum untuk meningkatkan perolehan kursi di seluruh tingkatan telah menjadi komitmen saya. Insyaallah, Sulawesi Selatan di setiap tingkatannya akan ada peningkatan kursi sebanyak 50 persen,” tegas IAS dengan nada berapi-api dalam pidato perdananya sebagai Ketua Formatur DPD I Golkar Sulsel di arena Musda, Sabtu (18/7/2026) malam tadi.

​Calon Tunggal Ketua Golkar Sulsel, Bahlil: IAS Bisa Dipersiapkan DPR atau Calon Gubernur.

Peta Target IAS, Lonjakan Kursi dari Pusat hingga Daerah
​Target 50 persen bukan sekadar pemanis retorika politik. IAS sudah memetakan kalkulasi matematis yang agresif untuk menguningkan kembali butta Sulawesi Selatan.

​Di level nasional, IAS membidik kursi DPR RI asal Sulsel meroket dari yang tadinya 4 kursi menjadi minimal 6 kursi. Sementara di panggung regional, kursi DPRD Provinsi ditargetkan melompat tajam dari 14 kursi menjadi 21 kursi.

​Namun, ujian nyali sesungguhnya berada di akar rumput. IAS memasang target raksasa untuk DPRD Kabupaten/Kota se-Sulsel, yakni mendongkrak perolehan dari 138 kursi menjadi hampir 200 kursi! Sebuah angka yang dipastikan akan membuat partai-partai pesaing mulai menghitung ulang strategi mereka.

Kunci Kemenangan, Kolaborasi dan Roadmap 5 Tahun
​Eks Wali Kota Makassar dua periode ini sadar betul bahwa target ‘langit’ ini mustahil digapai jika mesin partai bekerja secara parsial. Ia menegaskan, faksi-faksi harus melebur dan bergerak dalam satu komando yang solid. Sinergisitas total antara pusat, provinsi, hingga pengurus DPD II di 24 kabupaten/kota adalah harga mati.

​Sebagai bukti keseriusannya, IAS tidak datang dengan tangan kosong. Sebuah cetak biru strategi telah disiapkan untuk mengunci kemenangan Beringin di Sulsel.

​“Itu tidak mungkin bisa berjalan tanpa sinergitas dan kolaborasi. Saya juga telah menyerahkan roadmap strategi 5 tahun ke depan kepada Ketua Umum sebagai pegangan dan modal bersama kita untuk bekerja,” pungkasnya menutup pidato yang disambut riuh aplaus para kader.

​Dengan roadmap di tangan dan restu penuh dari pusat, sinyal peringatan dini kini telah dikirimkan IAS kepada seluruh rival politiknya di Sulawesi Selatan. (rei)