NETSULSEL | Makassar, Peta penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan seragam sekolah gratis di Kabupaten Gowa senilai Rp16 miliar mendadak geger! Setelah sempat mendulang spekulasi publik akibat dua kali tidak memenuhi panggilan (mangkir), Muhammad Basri alias Ombas—yang populer disapa Basri Kajang—akhirnya angkat bicara.
Melalui sebuah rekaman video klarifikasi berdurasi 4 menit 28 detik yang mendadak viral dan beredar luas sejak Senin (3/8/2026), Basri Kajang secara terbuka menyatakan siap pasang badan dan kooperatif penuh untuk memenuhi panggilan penyidik Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sulsel.
Pernyataan Sikap & Sumpah Kepatuhan Hukum
Dalam rekaman video yang menjadi perbincangan hangat publik Sulawesi Selatan tersebut, Basri Kajang tampil menyampaikan permohonan maaf yang mendalam, secara khusus ditujukan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gowa serta keluarga besar Bupati Gowa.
”Saya menegaskan kesiapan untuk hadir dan memenuhi panggilan penyidik. Ini adalah bentuk kepatuhan penuh saya terhadap hukum yang berlaku di Republik Indonesia,” ungkap Basri dalam klarifikasinya.
Langkah tegas ini sekaligus mematahkan berbagai spekulasi miring yang menyebut dirinya mencoba menghindar dari jerat hukum. Dengan sudut pandang siap bertanggung jawab, Basri menegaskan komitmennya untuk membantu pihak kepolisian membuat terang benderang perkara yang menyedot perhatian publik ini.
Dugaan Skandal Rp16 Miliar & Peringatan Polda Sulsel
Penyelidikan yang bergulir di Subdit Tipidkor Polda Sulsel ini bukanlah perkara main-main. Skandal proyek pengadaan seragam sekolah gratis di Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa ini diperkirakan menelan anggaran jumbo hingga Rp16 miliar.
Sebelum video klarifikasi ini mencuat, ketegangan sempat memuncak saat tim penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel bergerak cepat melakukan penggeledahan di sejumlah kantor dinas di lingkungan Pemkab Gowa, termasuk kantor Dinas Pendidikan. Pihak kepolisian bahkan sempat melayangkan peringatan keras agar Basri bersikap kooperatif demi menghindari tindakan upaya paksa.
Siap Mengurai Benang Kusut di Polda Sulsel
Kini, bola panas berada di tangan penyidik. Pernyataan sikap Basri Kajang yang siap bertanggung jawab secara jantan ini menjadi momentum kunci dalam pengungkapan kasus tersebut.
Publik kini menunggu detik-detik kedatangan Basri Kajang di Markas Polda Sulsel untuk menyaksikan secara langsung bagaimana proses hukum atas dugaan megaskandal seragam sekolah gratis ini dituntaskan secara transparan dan adil. (qas)
















