NETSULSEL | Bone, Ratusan hektar lahan kebun tebu di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, terbakar hebat pada hari ini. Angin kencang serta kondisi lahan yang kering membuat kobaran api meluas dengan cepat dan menyulitkan upaya pemadaman.
Kebakaran mulai terlihat sejak sore hari dari salah satu titik lahan tebu yang mengering. Terpaan angin yang cukup kencang dengan cepat membawa material api merembet ke area perkebunan lainnya hingga melalap luas ratusan hektar.
Puluhan personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bone, dibantu aparat TNI, Polri, serta warga setempat, langsung diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah.
Petugas di lapangan menghadapi kendala cukup berat selama proses pemadaman. Selain area perkebunan yang sangat luas, minimnya akses sumber air di sekitar lokasi kejadian membuat armada pemadam harus bolak-balik menyuplai air.
Hingga malam ini, tim gabungan masih terus berupaya memadamkan sisa-sisa titik api dan melakukan pendinginan di area terdampak agar kebakaran tidak kembali meluas ke permukiman warga.
Sejauh ini, petugas gabungan masyarakat yang berusaha memadamkan api mengaku kewalahan. selain karena titik api yang ada ditengah ladang yang tak terjangkau oleh air, angin kencang yang bertiup membawa percikan api keareal yang belum tersentuh oleh api. Dan kondisi ini akan membahayakan nyawa petugas.
Pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti munculnya titik api. Sementara itu, warga di sekitar lokasi diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi sebaran asap dan tidak melakukan aktivitas pembakaran sampah atau lahan secara sembarangan.














