NETSULSEL | Makassar, Pattallassang Memorial Estate (PME) resmi diperkenalkan kepada publik dalam perhelatan soft launching di Sandeq Ballroom, Claro Hotel Makassar, Sabtu (3/10/2026). Mengusung konsep Muslim Premium Memorial Estate, PME hadir di kawasan metropolitan Mamminasata (Makassar, Gowa, Maros, Takalar) sebagai solusi pemakaman Muslim yang tertata asri, terencana, dan dilengkapi fasilitas pendukung terpadu.
Kehadiran kawasan ini dikembangkan atas filosofi “Legacy of Love” yang menempatkan pemakaman bukan sekadar tempat peristirahatan terakhir, melainkan ruang mulia untuk merawat kenangan keluarga. Founder PME, H. Surachman, mengungkapkan bahwa minat masyarakat Sulawesi Selatan terhadap konsep pemakaman premium ini sangat tinggi hingga beberapa kavling telah dipesan dalam jumlah besar.
“Pemakaman bukan hanya persoalan ketersediaan lahan, di dalamnya ada nilai penghormatan dan kebutuhan emosional keluarga. Respons masyarakat luar biasa tinggi, bahkan sudah ada pembeli yang memborong hingga 50 lubang makam sekaligus untuk kebutuhan pemakaman keluarga besar mereka,” ujar Surachman.
Langkah PME juga mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat sekaligus pakar tata kota, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto. Menurutnya, pemakaman modern terintegrasi merupakan bagian krusial dari perencanaan tata ruang perkotaan seiring pesatnya pertumbuhan populasi kawasan penyangga.
“Ketika sebuah kawasan berkembang, kita tidak hanya berbicara perumahan dan fasilitas ekonomi, tetapi juga ruang pemakaman yang menjadi bagian tata ruang kota. Yang terpenting kawasan ini memiliki akses memadai, penataan lingkungan terjaga, serta pelayanan profesional yang tidak menyulitkan keluarga di situasi duka,” tegas Danny Pomanto.
Dari sisi operasional dan aksesibilitas, PME berlokasi strategis di Jalan Poros Ruas Provinsi, Pacelekang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa. Direktur Utama PME, Jumardi Muhiddin, menegaskan bahwa PME memberikan kemudahan layanan all-in-one dengan skema harga yang tetap terjangkau dan kompetitif bagi masyarakat.
“PME hadir dengan pelayanan all-in-one mulai dari ambulans gratis, pemulasaraan, masjid, hingga area parkir luas. Kami ingin menghapus stigma pemakaman premium itu mahal, harga unit makam dipasarkan mulai dari Rp10 jutaan. Selain ada promo berhadiah langsung hingga mobil, kami juga mengalokasikan 50 lubang makam gratis untuk warga tidak mampu sebagai bentuk kepedulian sosial,” pungkas Jumardi. (syam)











