Geger! Menghilang 2 Hari, Soerang Buruh Meregang Nyawa Diatas Plafon Rumah Kosong di Sudiang

Jenasah seorang buruh yang tersembunyi diatas plafon rumah kosong

NETSULSEL | Makassar, Warga Perumahan Taman Sudiang Indah, Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria di atas plafon sebuah rumah kosong milik warga pada Sabtu (3/10/26) hari ini. ​Korban diketahui bernama Andi Reski (28), seorang buruh harian lepas asal Pao-Pao, Kabupaten Gowa. Penemuan jenazah bermula saat sang istri, Santi (28), bersama kerabatnya datang ke lokasi kejadian untuk mencari keberadaan suaminya yang telah hilang kontak sejak Kamis (1/10/2026) kemarin.

​Sesampainya di rumah kosong milik Luhutan David (37) di Blok B3 No. 15 tersebut, Santi hanya menemukan sepeda motor dan pakaian suaminya. Mengingat rumah dalam kondisi kosong dan pemiliknya bertempat tinggal di lokasi lain, warga bersama Ketua RT setempat, Faizal (56), melakukan pemeriksaan di dalam ruangan.

​Curiga melihat tangga kayu berdiri dan lubang di plafon rumah yang terbuka, Ketua RT meminta saksi mengecek ke bagian atas. Saat disisir, korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa tergeletak di atas plafon.

​”Istri korban bersama saksi melapor untuk mencari keberadaan suaminya. Saat kami cek ke dalam rumah kosong tersebut, ada tangga dan plafon terbuka. Setelah diperiksa ke atas, korban ditemukan sudah meninggal dunia,” ujar Faizal, Ketua RT setempat.

evakuasi jenasah turun dari plafon dengan tim biddokes Polda Sulsel

​Petugas gabungan dari Polsek Biringkanaya, Polrestabes Makassar, Tim Inafis, hingga Biddokkes Polda Sulsel langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengamankan lokasi dan melakukan olah TKP. Proses evakuasi jenazah dari atas plafon yang dipimpin Paur Doksik Biddokkes Polda Sulsel, Ipda Sultan dengan membongkar sebagian material plafon dibantu warga.

​Dari hasil olah TKP awal, korban ditemukan tergeletak terlentang memakai sandal. Di dekat tubuh korban, petugas menemukan sejumlah peralatan kerja seperti tang, obeng, ember, serta kabel sambungan dalam keadaan terputus. ​Pihak kepolisian menduga kuat korban tewas akibat tersengat aliran listrik saat sedang melakukan perbaikan instalasi atau atap di rumah kosong tersebut.

​”Berdasarkan hasil olah TKP awal dan barang bukti peralatan yang ditemukan di dekat tubuh korban, dugaan kuat korban meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik saat melakukan aktivitas perbaikan di atas plafon. Di sekitar korban ditemukan tang, obeng, serta kabel sambungan yang terputus,” terang perwira pengawas Polsek Biringkanaya di lokasi kejadian.

​Polisi menambahkan bahwa rentang waktu kematian diperkirakan terjadi sejak Kamis malam setelah komunikasi korban dengan keluarga terputus.

​”Korban diperkirakan sudah meninggal sejak Kamis malam (1/10) setelah komunikasi terakhir dengan istrinya terputus, hingga baru ditemukan pada Sabtu hari ini. Saat ini jenazah sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara Makassar untuk dilakukan Visum et Repertum serta penyelidikan lebih lanjut,” lanjutnya. (asri)