NETSULSEL | Makassar, Dinamika perdebatan seputar ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali memunculkan pandangan unik dari kalangan internal partai politik. Kali ini, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Selatan, Jabal Nur, menyampaikan saran terbuka agar Gibran menempuh jalur pendidikan kesetaraan Paket C setara SMA.
Menurut Jabal, langkah pragmatis dan edukatif ini tidak hanya sekadar menyelesaikan administrasi ijazah, tetapi juga membawa dampak luas bagi stabilitas politik nasional dan literasi masyarakat.
1. Edukasi Politik dan Pengakuan Hukum Domestik
Jabal memandang bahwa polemik yang berlarut-larut ini bisa disikapi secara elegan. Dengan mengambil penyetaraan Paket C, ijazah tersebut akan secara otomatis memiliki keabsahan hukum yang kuat di dalam negeri.
“Langkah ini sekaligus memberikan edukasi politik kepada masyarakat luas bahwa negara menyediakan jalur resmi melalui pendidikan kesetaraan jika dokumen pendidikan formal sebelumnya mengalami kendala atau tidak ditemukan,” ujar Jabal dalam pandangannya.
2. Ruang Pengampunan dan Keteladanan Publik
Lebih lanjut, Jabal menilai bahwa keputusan mengambil Paket C—sekalipun bagi sebagian pihak dianggap sebagai bentuk koreksi atas masa lalu—justru menunjukkan kebesaran jiwa seorang pemimpin. Hal ini bisa dibingkai sebagai teladan bahwa tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki administrasi pendidikan, demi meredam spekulasi liar di ruang publik.
3. Mengalihkan Fokus ke Isu Strategis Bangsa
Poin krusial yang disoroti PAN Sulsel adalah dampak psikologis dan politis dari kegaduhan yang tidak produktif ini. Jabal berharap, dengan tuntasnya polemik ijazah melalui jalur penyetaraan, para elite politik dan pemangku kebijakan tidak lagi terkuras energinya untuk perdebatan administratif.
Para politisi dan penyelenggara negara diharapkan dapat kembali fokus memikirkan agenda-agenda besar bangsa yang jauh lebih substansial, seperti penguasaan teknologi energi nuklir, ketahanan pangan, dan percepatan kemajuan Indonesia di kancah global.
Bagaimana pandangan Anda, apakah langkah penyetaraan Paket C ini efektif untuk meredam tensi politik dan kegaduhan nasional yang ditimbukan saat ini? (ita)














