Husniah Talenrang Santai Tanggapi Isu Pemakzulan Bupati Gowa, Unggah Syukur di Media Sosial

Husniah Talenrang merespon isyu pencopotannya sebagai Bupati dengan santai, ini terlihat dari capion media sosial yang tertulis namanya

NETSULSEL | Gowa, Perkembangan politik di Kabupaten Gowa mendadak hangat dan menjadi perbincangan publik menyusul beredarnya salinan surat keputusan (SK) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait pencopotan atau pemakzulan Husniah Talenrang dari jabatannya sebagai Bupati Gowa. Berdasarkan salinan edaran tersebut, posisi kepemimpinan di Kabupaten Gowa disebut-sebut akan digantikan oleh Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, yang ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa.

​Namun, di tengah sorotan tajam publik dan arus informasi yang deras, respons yang ditunjukkan oleh Husniah Talenrang di luar dugaan. Alih-alih menunjukkan ketegangan psikologis atau kepanikan politik, Husniah justru tampil santai dan menyikapi kabar tersebut dengan penuh ketenangan.

​Melalui unggahan di akun media sosial pribadinya, Husniah Talenrang menuliskan kalimat penuh rasa syukur dengan mengucap takbir. Ia memandang dinamika politik yang menerpa jabatannya sebagai sesuatu yang patut disyukuri, berdampingan dengan kabar bahagia lainnya dari sang buah hati.

​Dalam takarir (caption) unggahan yang kini viral tersebut, Husniah menuliskan:

​”Allahu Akbar, Alhamdulillah dua berita yang sama baiknya, kabar pertama pemakzulan saya sebagai Bupati, kabar kedua dari Ananda saya @afrr.ii yang berhasil menyelesaikan Dikbangspes despa brimob. Pejuang masyarakat miskin, pejuang cinta.”

Unggahan tersebut turut dilengkapi dengan tagar seperti #husniahtalenrang, #bupatitalenrang, #bupatigowa, dan #semuaorang, serta potret keberhasilan sang anak yang menempuh pendidikan kepolisian Brimob. Sikap tenang dan tidak terbebani secara psikologis ini sontak menuai beragam reaksi dari warganet dan masyarakat Gowa, yang memuji ketegaran mental sang kepala daerah dalam menghadapi terpaan isu transisi kekuasaan tersebut.

​Hingga berita ini diturunkan, publik masih menanti kepastian resmi serta langkah lanjutan dari pihak-pihak terkait mengenai keabsahan administratif salinan SK Kemendagri serta proses peralihan kepemimpinan di lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa. (ita)