
NETSULSEL | Gowa. Roda pemerintahan Kabupaten Gowa bersiap memasuki babak baru. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gowa resmi menggelar Rapat Paripurna pengumuman pengusulan dan pengesahan Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin (DM), sebagai Bupati Gowa definitif untuk sisa masa jabatan 2025–2030.
Sidang yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Gowa pada Jumat malam (16/10/2026) ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Gowa, Fahmi Adam, dan dihadiri oleh jajaran pimpinan serta anggota dewan.
Gerak Cepat Tanggapi Instruksi Pusat
Ketua DPRD Gowa, Fahmi Adam, membuka jalannya sidang dengan menegaskan bahwa rapat paripurna tersebut telah memenuhi unsur legalitas berdasarkan tata tertib dewan.
“Sudah memenuhi sesuai Pasal 170 ayat 2 yang berbunyi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat pertama dikecualikan bagi rapat DPRD yang bersifat pengumuman,” ujar Fahmi di hadapan peserta sidang sebelum mengetuk palu tiga kali.
Langkah cepat legislatif ini merupakan tindak lanjut langsung atas arahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Wakil Ketua I DPRD Gowa, Hasrul Abdul Rajab, mengungkapkan bahwa seluruh berkas administrasi hasil paripurna ditargetkan rampung dan dikirimkan ke pusat pada awal pekan depan.
“Malam hari ini kita melaksanakan rapat paripurna untuk usul definitif Bupati Gowa. Semoga hari Senin kita bisa kirim berkasnya ke Kemendagri,” tegas Hasrul.
Fokus Kerja Nyata dan Genjot Serapan Anggaran
Usai sidang paripurna, Darmawangsyah Muin menyatakan tidak ingin larut dalam polemik politik. Ia memilih untuk langsung tancap gas membenahi berbagai pekerjaan rumah (PR) di Gowa, terutama persoalan serapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang saat ini masih menjadi sorotan nasional.
“Pokoknya tidak usah dulu kita bicara, kita kerja saja dulu. Masih banyak PR yang menunggu. Memang penilaian kita secara nasional kita minus hari ini, karena penyerapan masih 19,5 persen. Tapi insyaallah dengan kolaborasi eksekutif dan legislatif, saya yakin di akhir tahun kita akan plus kembali,” ungkap DM optimis.
Terkait kesiapannya melanjutkan kepemimpinan hingga akhir masa jabatan, DM menegaskan bahwa amanah ini adalah penugasan negara yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Meski demikian, ia memilih enggan berkomentar banyak mengenai evaluasi kebijakan pendahulunya dan memilih fokus pada kinerja pemerintahan.
Soal Pengganti Wakil Bupati, Ini Kata Dewan
Disinggung mengenai kursi Wakil Bupati Gowa yang akan ditinggalkannya, Hasrul Abdul Rajab menyatakan bahwa pihak legislatif belum membahas hal tersebut. Saat ini, fokus utama dewan adalah mengawal proses administrasi pelantikan Darmawangsyah Muin hingga tuntas.
“Untuk calon wakil belum kita bicarakan. Fokus kami bagaimana Pak Bupati bisa segera dilantik definitif dulu. Setelah itu, baru kita bicarakan bersama teman-teman partai pengusung,” pungkasnya. (baba)
















