
NETSULSEL | Makassar, Ketenangan warga di kawasan Jalan Veteran Selatan, Kota Makassar, mendadak buyar dalam sebuah petaka sabtu dinihari (7/11/26) subuh tadi . Aksi tawuran massal yang melibatkan warga yang didominasi remaja Rappocini melawan kelompok yang diduga geng motor pecah pada pkl.05.00 wita .
Peristiwa mengagetkan dan menegangkan di jam-jam rawan ini tidak hanya menebar teror bagi warga sekitar, tetapi juga berujung pada aksi pengrusakan ekstrem di mana satu unit sepeda motor hangus dibakar di tengah jalan.
Kronologi Ketegangan: Saling Lempar Batu dan Petasan
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, bentrokan pecah tepat di ruas Jalan Veteran Selatan, yang menjadi poros akses masuk ke kawasan Jalan Rappocini. Suasana subuh yang seharusnya tenang seketika berubah menjadi medan pertempuran jalanan.
Kedua kelompok massa saling serang menggunakan batu serta petasan secara membabi buta. Suara letusan petasan dan benturan batu membuat warga sekitar ketakutan untuk keluar rumah.
Akibat aksi brutal ini, arus lalu lintas lumpuh total. Para pengendara kendaraan bermotor terpaksa menghentikan laju kendaraan mereka dari kejauhan karena khawatir terjebak dalam pusaran tawuran yang sangat membahayakan keselamatan jiwa.
Puncak Petaka: Motor Hangus dan Misteri Pemicu Bentrok
Puncak dari ketegangan dinihari tersebut meninggalkan kerugian materiil yang cukup parah. Satu unit kendaraan roda dua (motor) menjadi sasaran amukan massa dan dibakar di lokasi kejadian hingga menyisakan kerangka.
Hingga saat ini, akar permasalahan atau pemicu utama yang melatarbelakangi pecahnya bentrokan antara remaja Rappocini dan kelompok yang diduga geng motor tersebut masih belum diketahui secara pasti. Aparat kepolisian masih mendalami motif di balik pecahnya bentrokan maut di waktu subuh ini.
Langkah Cepat Aparat Keamanan
Menanggapi laporan keresahan warga, respons cepat langsung ditunjukkan oleh pihak kepolisian. Personel gabungan dari Opsnal Intelkam Polrestabes Makassar, Polsek Makassar, dan Polsek Mamajang langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih bersiaga ketat di sekitar lokasi untuk mengantisipasi adanya aksi susulan, membubarkan potensi kerumunan, serta memulihkan arus lalu lintas agar kembali normal dan aman dilalui oleh masyarakat. (syam)
















