Pria di Makassar Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar, Telinga Masih Terpasang Headset yang Terhubung Charger

saat petugas kepolisian masih di tkp

NETSULSEL | ​Makassar, Warga digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di dalam sebuah rumah di Jalan Inspeksi PAM Lr. 1 No. 2, Kelurahan Batua, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, pada Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 21.30 WITA. Korban yang diketahui bernama Zulkifli Abha ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan tubuh menghitam dan mengeluarkan bau menyengat.

​Kronologi Penemuan oleh Keluarga
​Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh ibu kandung korban, Hj. Halima HK (69). Pada malam kejadian, ia merasa khawatir lantaran korban tidak kunjung turun ke lantai 1 untuk makan malam. Saksi kemudian berinisiatif naik ke lantai 2 untuk mengecek langsung ke kamar korban.

​Setibanya di kamar, korban ditemukan dalam posisi terlentang. Kondisi tubuh korban sudah tampak menghitam dan mengeluarkan bau menyengat. Panik dengan situasi tersebut, saksi langsung meminta bantuan kepada anggota keluarga lainnya, termasuk Andini Radiftha (24). Setelah diperiksa bersama, korban dipastikan sudah meninggal dunia.

​Girik atau pemandangan ganjil terlihat di sekitar jasad korban; saat ditemukan, kedua telinga korban masih mengenakan headset yang tersambung ke telepon seluler. Ponsel tersebut dalam kondisi terhubung ke perangkat pengisian daya (charger) dengan aliran listrik yang masih menyala.

​Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban terakhir kali terlihat beraktivitas pada beberapa hari sebelumnya. Salah satu anggota keluarga menyebutkan bahwa korban sempat turun ke lantai 1 untuk makan pada hari Jumat menjelang siang, sebelum akhirnya kembali ke kamar dan tidak terlihat lagi hingga ditemukan tak bernyawa.

​Olah TKP dan Pemeriksaan Tim Medis
​Mendapat laporan tersebut, Tim INAFIS Polrestabes Makassar yang dipimpin oleh IPDA Samsuadi, S.H., M.H., bersama PAMAPTA 3 langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 23.17 WITA guna melakukan olah TKP.

​Selanjutnya, pada pukul 00.15 WITA, personel Biddokkes Polda Sulsel di bawah pimpinan AIPTU Asmin tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah. Dari hasil pemeriksaan medis awal, diperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar 2 hingga 3 hari sebelum akhirnya ditemukan oleh pihak keluarga.

​Tanggapan Kepolisian dan Penolakan Autopsi
​Kasi Humas Polrestabes Kota Makassar, AKP Jafar, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa penemuan mayat tersebut. Ia menyatakan bahwa pihak kepolisian telah bergerak cepat dengan menurunkan tim Inafis dan medis ke lokasi kejadian.

​”Benar, telah ditemukan seorang laki-laki dalam keadaan meninggal dunia di dalam rumahnya di kawasan Manggala. Tim INAFIS Polrestabes Makassar bersama Biddokkes Polda Sulsel langsung mendatangi TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta pemeriksaan awal pada jenazah korban,” ujar AKP Jafar.

AKP Jafar juga menambahkan bahwa pihak keluarga korban telah berkoordinasi dengan kepolisian terkait penanganan jenazah selanjutnya. Berdasarkan keputusan keluarga, mereka menyatakan menolak untuk dilakukan visum luar, visum dalam, maupun autopsi terhadap jenazah korban, serta bersedia membuat surat pernyataan resmi penolakan tersebut.

​Pada pukul 00.45 WITA, jenazah korban dimasukkan ke dalam kantong jenazah dan kemudian diberangkatkan ke RS Bhayangkara Makassar pada pukul 01.07 WITA untuk proses lebih lanjut sesuai dengan prosedur penanganan. (duppa)