NETSULSEL | Makassar, Aksi meresahkan yang dilakukan oleh sekelompok pengendara motor di kawasan Tanjung Bunga, Makassar, malam ini berujung pada tertangkapnya salah satu pelaku setelah nyaris menjadi sasaran amuk massa.
Kronologi Penangkapan Pelaku
Pelaku bersama kelompoknya sebelumnya melakukan aksi teror penyerangan menggunakan anak panah atau busur terhadap seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Sahrul.
Sahrul mengungkapkan bahwa kelompok pelaku sempat menggeber-geber kendaraan mereka sebelum akhirnya melepaskan anak panah ke arah korban.
Tidak terima dengan tindakan tersebut, korban bersama rekan-rekan ojol lainnya melakukan pengejaran saat para pelaku kabur mengarah keluar kota menuju Makassar.
Panik karena terjebak kemacetan, pelaku mencoba berbalik arah secara melawan arus hingga berujung menabrak warga di jalan.
Akibat insiden kecelakaan tersebut, pelaku terjatuh dari motornya dan langsung disergap serta nyaris dikeroyok oleh massa yang geram di sekitar lokasi kejadian.
Keterangan Saksi dan Korban
Sahrul, pengemudi ojol yang menjadi korban teror secara langsung, menceritakan detik-detik saat pelaku mengalami kecelakaan akibat kepanikannya sendiri:
”Dia sempat melanggar, oh karena panik, iya. Panik karena macet. Dia balik ke arah, melanggar, eh tabrak mi orang. Tabrak orang, jatuh, di-massa mi,” ungkap Sahrul saat memberikan keterangan di dekat pos polisi.
Berkat kesigapan petugas di lapangan bersama warga setempat, pelaku akhirnya berhasil diamankan dari amukan massa yang lebih besar untuk proses hukum lebih lanjut.(sul)

















