Anggota REi Terdaftar Mutlak Pemegang Hak Suara Dalam MUsda REI XI Sulsel. Ridwan Djabir: Ada 350 Anggota

Ketua SC Musda XV REI Sulsel, DR Aldin (kiri), Sekertaris SC Musda REI XV, Ridwan Djabir Pratiwi (kanan)

NETSULSEL | Makassar, Semangat keterbukaan dan demokrasi inklusif menyelimuti persiapan Musyawarah Daerah (MUSDA) XV DPD Realestat Indonesia (REI) Sulawesi Selatan yang akan digelar pada 7 Oktober 2026 di Hotel Claro Makassar. Panitia Pengarah (Steering Committee) menegaskan bahwa masa depan organisasi berada penuh di tangan para anggota aktif yang memegang Kartu Tanda Anggota (KTA) sah.

​Guna memastikan seluruh pemilik suara dapat menyalurkan hak demokrasinya, SC MUSDA XV resmi membuka pendaftaran ulang dan verifikasi KTA hingga 30 september 2026 pukul 14.00 WITA. Langkah ini menjadi krusial mengingat ajang penentuan nakhoda baru tersebut melibatkan partisipasi aktif dari sekitar 350 pengembang terdaftar di Sulawesi Selatan.

“Ada sekitar 350 anggota REI di Sulawesi Selatan, tak semua aktif tapi masing-masing memiliki hak suara selama mendaftar resmi di kepanitaan musda melalui Steering Commite” ujar Ridwan Djabir Pratiwi, Sekertaris SC Musda REI XV

Akses Gratis bagi Anggota, Karpet Merah untuk Pemilik Suara
​Berbeda tajam dengan tahapan pencalonan ketua yang membutuhkan komitmen investasi finansial tinggi, panitia memberikan keistimewaan penuh kepada seluruh anggota REI Sulsel yang ingin berpartisipasi sebagai peserta MUSDA.

Sekertaris SC MUSDA XV REI Sulsel, Ridwan Djabir Pratiwi, menegaskan bahwa tidak ada pungutan biaya sepeser pun bagi anggota aktif yang mendaftarkan diri.

​”Yang berminat untuk hadir di MUSDA bisa segera mendaftar ke SC tanpa biaya. Kami akan keluarkan ID card tanpa biaya, tanpa dipungut biaya untuk peserta atau anggota REI yang mau hadir di MUSDA,” tegas Ridwan. Ia menambahkan, bagi anggota REi yang tidak sempat mendaftar namun hadir di arena Musda hanya memiliki status sebagai peninjau yang tidak memiliki hak suara.

​Setelah proses verifikasi KTA dan pendaftaran ulang selesai, panitia akan menerbitkan ID card resmi yang berfungsi sebagai tanda pengenal sekaligus bukti sah kepesertaan selama seluruh rangkaian forum berlangsung.

Agenda Padat Menuju Puncak Demokrasi Organisasi
​Penetapan batas waktu registrasi anggota pada akhir September bertujuan agar panitia dapat mematangkan kesiapan logistik dan akomodasi secara presisi. Langkah ini melengkapi garis waktu (timeline) kegiatan yang terbilang padat sepanjang akhir September hingga awal Oktober 2026:

​Pengambilan Formulir Caketu: 18–25 September 2026 (Biaya pendaftaran: Rp50.000.000).

​Pengembalian Formulir Caketu: 26–29 September 2026 (Biaya pendaftaran: Rp300.000.000, wajib hadir langsung).

​Batas Akhir Registrasi KTA Peserta: 30 September 2026 pukul 14.00 WITA (Gratis).

​Turnamen Padel REI: 4 Oktober 2026 (Ajang keakraban).

​Welcome Dinner: 6 Oktober 2026 di Hotel Claro Makassar (Malam kehangatan pra-forum).

​Puncak MUSDA XV: 7 Oktober 2026 di Hotel Claro Makassar.

​Dengan keterlibatan sekitar 350 anggota aktif yang terverifikasi, MUSDA XV DPD REI Sulsel dipastikan menjadi panggung demokrasi yang sehat, transparan, dan legitimate. Keputusan yang lahir dari forum ini nantinya tak hanya menentukan kepemimpinan baru periode 2026–2029, tetapi juga merumuskan arah strategis industri properti dan pembangunan perumahan bagi masyarakat di Sulawesi Selatan.(ita)