NETSULSEL | Makassar, Pesta demokrasi tak hanya milik orang dewasa. Ribuan pelajar SMA dan SMK di Sulawesi Selatan membuktikan bahwa pendidikan politik bisa dimulai dari lingkungan sekolah melalui perhelatan Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) Serentak Tahun 2026.
Kegiatan yang diikuti ratusan ribu siswa ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, H. Iqbal Nadjamuddin, di SMAN 21 Makassar pada Rabu (30/9/2026).
Iqbal menegaskan bahwa ajang pemilihan ini dihadirkan bukan sekadar untuk mencoblos figur di bilik suara, melainkan sebagai laboratorium demokrasi nyata bagi para generasi muda.
”Pilketos ini bukan hanya mengajarkan anak-anak kita cara menentukan pilihan, tetapi juga mendidik mereka memahami esensi demokrasi secara langsung. Mereka belajar menilai visi dan misi calon pemimpin, menghargai perbendaan pendapat, serta bersaing secara sportif,” ujar Iqbal.
Ia menaruh harapan besar agar kepengurusan OSIS yang terpilih mampu menjadi penggerak utama sekaligus cerminan positif bagi sekolah masing-masing.
”Harapan saya, OSIS bisa menjadi garda terdepan dan cerminan sekolah, baik dalam hal pembentukan karakter, akhlak mulia, maupun pencapaian prestasi akademik,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua KPU Sulawesi Selatan, Hasbullah, mengapresiasi langkah edukatif ini. Menurutnya, pemahaman mengenai nilai-nilai demokrasi memang idealnya ditanamkan sejak usia muda.
”Pilketos merupakan miniatur pemilu. Ini ruang belajar yang sangat efektif agar siswa dapat menghayati makna demokrasi secara langsung sejak dini,” tutur Hasbullah.
Melihat tingginya semangat para siswa SMAN 21 Makassar beserta laporan dari KPU di tingkat kabupaten dan kota, Hasbullah menilai partisipasi aktif ini menjadi sinyal positif bahwa pelajar saat ini makin kritis dan melek politik.
”Antusiasme yang ditunjukkan para pelajar menunjukkan bahwa kesadaran berdemokrasi anak muda kita sudah sangat baik. Kita berharap kedewasaan berpolitik ini terus terbawa hingga saat mereka menjadi pemilih cerdas pada agenda pemilu dan pilkada mendatang,” jelasnya.
Pembukaan perhelatan ini turut dihadiri jajaran Komisioner KPU Sulsel seperti Marzuki Kadir, Hasruddin Husain, dan Romy Harminto, bersama jajaran KPU Provinsi Sulsel serta KPU Kota Makassar.
Semarak Pilketos Serentak tahun ini mencatatkan peningkatan partisipasi yang signifikan. Dari rencana awal yang hanya diikuti 528 sekolah, data terbaru Dinas Pendidikan Sulsel mencatat sebanyak 1.134 SMA/SMK se-Sulsel turut ambil bagian. Total pemilih terdaftar mencapai 243.076 siswa yang menentukan pilihan mereka untuk 1.236 pasang kandidat ketua dan wakil ketua OSIS.
Program ini diharapkan terus berkelanjutan sebagai sarana pembentukan karakter generasi penerus bangsa yang paham akan pentingnya demokrasi demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(syam)

















