NETSULSEL | Luwu Utara, Hj. Megawati Jamal semakin mantap menunjukkan keseriusannya untuk maju sebagai calon Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Luwu Utara pada Musyawarah Daerah (Musda) yang akan digelar dalam waktu dekat.
Dukungan terhadap Megawati datang dari sejumlah kader internal partai. Ketua Harian DPD II Partai Golkar Luwu Utara, Drs. Basir, menyampaikan dukungannya saat ditemui sejumlah awak media pada pelantikan pengurus DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Minggu (25/10/2026). Basir mengatakan, sejak awal dirinya berharap sosok yang terpilih memimpin Golkar Luwu Utara merupakan figur yang memiliki kapasitas kepemimpinan sekaligus kemampuan finansial untuk mengembangkan partai.
“Yang kami harapkan dipilih nanti adalah orang yang punya kapasitas dan punya isi tas. Saya sampaikan waktu itu, saya punya kapasitas, tetapi tidak punya isi tas. Yang punya itu adalah Hj. Mega,” ujar Basir.
Legislator yang telah empat periode menjabat sebagai anggota DPRD Luwu Utara tersebut mengungkapkan, dukungan terhadap Megawati terus berkembang. Hingga saat ini, ia menyebut dukungan telah mencapai 10 dari total 15 Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Golkar di Luwu Utara. Menurut Basir, dukungan juga datang dari sejumlah organisasi sayap partai. Pihaknya kini berupaya menyatukan seluruh kekuatan internal agar memberikan dukungan kepada Megawati dalam proses pemilihan ketua mendatang.
“Kami sementara berupaya bagaimana supaya semua bisa menyatu mendukung beliau. Kami berharap Ibu Mega tetap diakomodasi oleh Ketua DPD I untuk menjadi Ketua DPD II Golkar Luwu Utara,” katanya.
Basir menilai, Megawati memiliki karakter dan kapasitas yang dibutuhkan untuk memimpin Partai Golkar di Luwu Utara. Menurutnya, pemimpin partai harus mampu mengambil keputusan tegas, membangun konsolidasi, serta menggerakkan kader untuk mencapai target politik. Ia juga menilai kepemimpinan Golkar Luwu Utara ke depan menghadapi tantangan tersendiri. Pasalnya, kepala daerah di kabupaten tersebut berasal dari partai politik lain sehingga Golkar perlu bekerja lebih keras untuk memperkuat posisi politiknya.
“Kami membutuhkan pemimpin yang betul-betul punya kapasitas dan kemampuan untuk mengangkat partai. Apalagi, kondisi politik di Luwu Utara menuntut kami bekerja ekstra,” ungkapnya.
Terkait target politik ke depan, Basir berharap Golkar Luwu Utara setidaknya mampu mempertahankan perolehan kursi legislatif yang telah diraih. Ia menyebut partai tersebut memiliki 11 kursi pada periode sebelumnya dan berharap capaian itu dapat dipertahankan.
Basir optimistis, dengan kepemimpinan yang tepat dan konsolidasi seluruh kader, Golkar Luwu Utara dapat menjaga kekuatan politiknya sekaligus membuka peluang untuk meningkatkan perolehan kursi pada pemilihan legislatif mendatang. Selain dukungan dari PAC, sejumlah organisasi sayap partai, termasuk AMPI dan MKGR di Luwu Utara, juga disebut menjadi bagian dari kekuatan yang diharapkan dapat memperkuat konsolidasi menjelang Musda DPD II Partai Golkar Luwu Utara.(ist)












