Gerimis Sejuk Menyapa Watampone, Warga Bone Berharap Kemarau dan Pemadaman Listrik PLN Berakhir

mendung yang berlanjut menjadi gerimis, mengguyur kota Watampone siang ini. Walau gerimisnya hanya sesaat, namun suasana adem bercampur hawa sejuk membawa rasa bahagia.

NETSULSEL | Watampone, Suasana Kota Watampone, Kabupaten Bone, yang selama berbulan-bulan diselimuti suhu panas menyengat akibat dampak fenomena El Nino, akhirnya mendapatkan hembusan kesegaran. Gerimis halus membasahi jalanan kota pada Sabtu (5/9/2026) siang, mengubah hawa gerah menjadi adem dan sejuk.

​Rintik hujan yang turun perlahan ini langsung disambut riang gembira oleh warga lokal. Perubahan cuaca ini menjadi momen yang sangat dinantikan setelah sekian lama masyarakat berhadapan dengan terik matahari yang terik dan debu kemarau.

​Kehadiran gerimis ini mendatangkan rasa syukur mendalam bagi para warga yang melintas maupun yang sedang beraktivitas di luar rumah.

​”Alhamdulillah, rasanya lega sekali. Sudah berbulan-bulan panasnya luar biasa bikin gerah, hari ini tiba-tiba turun gerimis dan udaranya langsung terasa adem,” ujar Faridah (58), salah seorang warga di jalan Andalas, Kecamatan Tanete Riattang yang ditemui saat membersihakn teras rumahnya dari debu.

​Kehadiran rasa sejuk ini juga membakar harapan baru bagi masyarakat Bone. Warga berharap gerimis siang ini menjadi pertanda awal berakhirnya musim kemarau panjang, sekaligus mengakhiri deretan masalah yang menyertainya, salah satunya pemadaman listrik bergilir dari PLN yang telah berlangsung selama 5 hari terakhir.

​”Semoga ini jadi tanda kemarau panjang betul-betul berakhir dan hujan turun makin teratur. Biar pasokan air di pembangkit listrik kembali normal, jadi tidak ada lagi pemadaman listrik bergilir yang sudah lima hari ini cukup mengganggu aktivitas usaha kami,” tutur Haji Hasniwati (64), warga BTN Tibojong Indah Permai.

​Kini, warga Kota Watampone berharap kondisi cuaca dapat terus membaik. Teratasinya dampak kemarau dan pulihnya pasokan energi listrik secara stabil menjadi tumpuan utama agar roda kehidupan dan perekonomian masyarakat Bone kembali berjalan optimal.(ita)