Hidden Gem Sulsel. Menguak Pesona Sungai Biru Lempe Wajo Dan Telaga Biru Pangkep yang Tak Terjamah

Warn air yang kasat mata terlihat berwarna biru, memberi kesan keseruan dan sensasi alami ketika mengunjunginya. Lokasi Telaga Biru Palleo Kab.Pangkep.

NETSULSEL | Makassar, Sulawesi Selatan selama ini identik dengan objek wisata populer seperti keindahan budaya Toraja, Pantai Losari di Makassar, hingga keeksotisan pasir putih Tanjung Bira di Bulukumba. Namun, siapa sangka jika provinsi ini masih menyimpan ‘surga tersembunyi’ yang bahkan belum banyak diketahui oleh masyarakat Sulsel sendiri?

​Destinasi tersembunyi tersebut adalah Sungai Biru Lempe, sebuah lokasi wisata alam alami yang terletak di Desa Lempe, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo.

​Selama ini, Kabupaten Wajo lebih akrab di telinga wisatawan lewat keindahan Danau Tempe dan kekayaan budaya sutranya. Keberadaan Sungai Biru Lempe menjadi bukti bahwa Wajo juga memiliki potensi wisata alam lanskap yang sangat memukau.

Sungai Biru Wajo. Mebawa sensai tertsendiri ketika siang hari. Pantulan langit berwarna biru cerah, membuat air didanau memnacrakan kebiruan yang indah. Belum termasuk tawaran kuliner ikan air tawar dari sungai ini.

Deretan Keseruan di Sungai Biru Lempe
​Bagi para pencinta petualangan dan suasana alam yang asri, berikut adalah beberapa alasan mengapa Sungai Biru Lempe layak masuk ke dalam daftar liburan Anda selanjutnya:

​Sensasi Air Jernih Berwarna Toska Sesuai dengan namanya, daya tarik utama destinasi ini adalah warna air sungainya yang bening bergradasi hijau toska hingga biru. Begitu beningnya air di sini, pengunjung bisa melihat langsung bebatuan dan dasar sungai dengan jelas dari permukaan.

​Berenang di Antara Tebing dan Hutan Asri Sungai Biru Lempe diapit oleh dinding-dinding tebing batu alami dan pepohonan rindang. Berenang atau sekadar merendam kaki di sini menawarkan sensasi dingin yang menyegarkan, jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.

​Spot Body Rafting dan Susur Sungai Alami Arus sungai yang relatif tenang namun mengalir konsisten sangat cocok dimanfaatkan untuk body rafting sederhana menggunakan ban pelampung. Pengunjung bisa menyusuri aliran sungai sambil menikmati pemandangan hijau di sekelilingnya.

Telaga Biru Menakjubkan
Tak hanya di Wajo. Dikabuapten Pangkep yang tak jauh dari kota Makassar juga terdapat sebuah keajaiban telaga yang airnya berwarna biru. Warga menyebutnya Telaga BIru Palleo. Desa Baring Kecamatan Segeri Pangkep, terdapat nuansa alam yang akan memanjakan mata ketika berkunjung kesana. Telaga Biru Palleo objek wisata nuansa alam yang membuat anda berbinar binar.

Pasalnya, telaga biru palleo ini memiliki air yang sangat tenang. Selain tenang, airnya pun dapat berubah warna mengikuti cuaca. Ketika sedang tidak hujan, airnya berwarna hijau, sementara itu ketika hujan, air di kawasan ini akan berubah menjadi biru. Tentu ini menjadi ciri khas tersendiri bagi telaga biru palleo ini.

Dari kesaksi pengunjung ketika berada disana, anda akan dibuat pangling dengan keindahan warna airnya dan suasana di sekitarnya. “Waktu datangka kesana baru-baru ini takjubka dengan keindahannya apalagi kalau dilihat airnya deh cantik sekali.”

Baik Telaga Biru Palleo, maupun Sungai Biru Wajo menawarkan ​suasana Tenang dan Masih Alami Lantaran belum banyak tersentuh publikasi masif, lokasi ini relatif sepi dan terjaga kebersihannya. Tempat ini sangat cocok bagi pengunjung yang mencari kedamaian atau ingin melepas penat dari rutinitas harian (healing).

Tips Saat Berkunjung

​Karena jalurnya yang masih cukup alami dan minim fasilitas komersial, pengunjung disarankan untuk:

​Membawa bekal makanan dan minuman sendiri, serta kantong sampah pribadi untuk menjaga kebersihan lokasi.

​Memakai alas kaki yang nyaman dan tidak licin saat menyusuri area bebatuan sungai.

​Selalu memantau kondisi cuaca, terutama saat musim hujan, demi keamanan selama beraktivitas di aliran sungai.

​Bagi Anda yang ingin merasakan sensasi berlibur di tempat yang belum terjamah banyak orang, Sungai Biru Lempe dan Telaga Biru Palleo bisa jadi pilihan tepat untuk mengisi akhir pekan, (qas)