Mahasiswa KKN-T Unhas Petakan Sebaran Fasilitas Umum Setiap Dusun di Desa Lotang Salo Berbasis QGIS

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin dengan tematik Inovasi Desa melaksanakan program kerja Pemetaan Sebaran Fasilitas Umum Setiap Dusun di Desa Lotang Salo Berbasis QGIS, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang. Program ini bertujuan menyediakan informasi spasial mengenai persebaran fasilitas umum di setiap dusun sebagai salah satu media pendukung dalam pengelolaan dan perencanaan pembangunan desa.

NETSULSEL | Suppa, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin dengan tematik Inovasi Desa melaksanakan program kerja Pemetaan Sebaran Fasilitas Umum Setiap Dusun di Desa Lotang Salo Berbasis QGIS, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang. Program ini bertujuan menyediakan informasi spasial mengenai persebaran fasilitas umum di setiap dusun sebagai salah satu media pendukung dalam pengelolaan dan perencanaan pembangunan desa.

Pemetaan dilakukan dengan memanfaatkan perangkat lunak Quantum Geographic Information System (QGIS) untuk mengolah dan menyajikan data spasial fasilitas umum yang terdapat di Desa Lotang Salo. Data tersebut kemudian divisualisasikan dalam bentuk peta yang menunjukkan persebaran fasilitas umum pada masing-masing dusun, yaitu Dusun Pallabessi, Dusun Garessi, dan Dusun Bonging-Ponging.

Peta yang dihasilkan memuat informasi mengenai lokasi fasilitas umum yang terdapat di setiap dusun. Penyajian informasi secara spasial diharapkan dapat memudahkan Pemerintah Desa Lotang Salo dalam mengetahui persebaran fasilitas umum serta menjadi bahan pendukung dalam perencanaan, pengembangan, dan pengelolaan wilayah desa.

Sebagai luaran program, peta sebaran fasilitas umum setiap dusun di Desa Lotang Salo diserahkan kepada Pemerintah Desa Lotang Salo pada Senin (27/7/2026) di Kantor Desa Lotang Salo. Peta tersebut diserahkan sebagai media informasi spasial yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah desa dalam menunjang kebutuhan administrasi, perencanaan wilayah, serta penyampaian informasi mengenai fasilitas umum kepada masyarakat.

“Melalui pemetaan ini, kami berharap informasi mengenai persebaran fasilitas umum di setiap dusun dapat terdokumentasi dengan baik dan dapat membantu Pemerintah Desa Lotang Salo dalam perencanaan serta pengelolaan wilayah desa,” ujar Murfiatuzahidah, mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin.p

Program pemetaan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin dalam mendukung tematik Inovasi Desa melalui pemanfaatan teknologi informasi geografis. Dengan tersedianya peta berbasis QGIS, Desa Lotang Salo diharapkan memiliki data spasial yang dapat dimanfaatkan sebagai informasi pendukung dalam pengembangan dan perencanaan pembangunan desa secara lebih terarah. (ist)