PNUP Gelar Seleksi LeX 2026: Cetak Mahasiswa Inovatif Siap Mendunia

Ruang Rapat Gedung Direktorat Kampus 1 Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) mendadak penuh dengan energi positif dan optimisme tinggi. Sebanyak 58 mahasiswa terpilih yang merupakan perwakilan terbaik dari berbagai program studi berkumpul untuk mengikuti ajang seleksi bergengsi Learning Express (LeX) 2026 yang diinisiasi oleh Kantor Urusan Internasional (KUI) PNUP.

NETSULSEL | Makassar, Ruang Rapat Gedung Direktorat Kampus 1 Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) mendadak penuh dengan energi positif dan optimisme tinggi. Sebanyak 58 mahasiswa terpilih yang merupakan perwakilan terbaik dari berbagai program studi berkumpul untuk mengikuti ajang seleksi bergengsi Learning Express (LeX) 2026 yang diinisiasi oleh Kantor Urusan Internasional (KUI) PNUP.

​Bukan sekadar ajang adu kemampuan Bahasa Inggris, seleksi LeX 2026 menjadi kawah candradimuka bagi mahasiswa untuk membuktikan ketajaman berpikir kritis, komunikasi, hingga kreativitas dalam merancang solusi atas permasalahan nyata di tengah masyarakat. Melalui dua tahapan uji yang menantang—yaitu sesi wawancara mendalam dan presentasi project berbasis pendekatan Design Thinking—para peserta secara memukau memaparkan gagasan inovatif mereka menggunakan media PowerPoint di hadapan tim penguji.

​Keberagaman latar belakang disiplin ilmu yang dimiliki para peserta justru menjadi modal paling berharga dalam ajang ini. Pendekatan Design Thinking yang diusung dalam program LeX menuntut mahasiswa untuk mampu melihat suatu tantangan dari berbagai sudut pandang, berkolaborasi secara lintas budaya, serta melahirkan karya nyata yang bermanfaat langsung bagi publik.

​Penanggung Jawab Kegiatan KUI PNUP, Sitti Sahriana, S.S., MAppLing., mengungkapkan kebanggaannya atas antusiasme dan potensi besar yang ditunjukkan oleh para calon peserta. Menurutnya, proses seleksi ketat ini sangat krusial untuk mencetak delegasi kampus yang tangguh dan siap membawa nama baik Indonesia di kancah global.

​”Melalui seleksi ini, kami ingin memastikan bahwa mahasiswa terpilih tidak hanya unggul secara akademis dan berbahasa asing, tetapi juga memiliki inisiatif tinggi, kepedulian sosial, serta kemampuan bekerja sama dalam tim internasional. Program ini adalah pijakan penting bagi mereka untuk memperluas cakrawala dunia,” ujar Sitti Sahriana penuh semangat.

​Melalui program kolaborasi internasional Learning Express 2026, PNUP terus membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pengalaman belajar yang berdampak, transformatif, dan relevan dengan tantangan global. Langkah awal ini sekaligus menegaskan bahwa mahasiswa vokasi mampu berdiri sejajar, berinovasi tanpa batas, serta menjadi agen perubahan yang siap memberikan kontribusi nyata bagi dunia.(ita)