Protes 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Mahasiswa Unhas Blokade Jalan Perintis Kemerdekaan, Macet Parah Arus Utama

penampakan macet parah diruas utama jalan Perintis Kemerdekaan tembus jalan Urip Sumoharjo dan arah Maros dampak mahasiswa blokade jalan hingga saat ini.

​NETSULSEL | Makassar,  Seratusan mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar aksi unjuk rasa di depan Pintu 1 Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Kamis sore. Aksi yang mengusung agenda evaluasi dua tahun kepemimpinan nasional ini berujung pada penutupan jalan dan memicu kemacetan parah di salah satu arteri utama Kota Makassar tersebut.

​Berdasarkan pantauan di lapangan, massa aksi memblokade badan jalan menggunakan mobil komando berupa truk trontotn dan membakar sejumlah ban bekas. Akibat aksi ini, arus lalu lintas dari arah Makassar menuju Maros, maupun sebaliknya, lumpuh total dan tidak dapat dilalui oleh kendaraan bermotor.

​”Dua tahun kepemimpinan Prabowo-Gibran terbukti gagal membawa kesejahteraan bagi rakyat. Kebijakan-kebijakan yang diambil justru semakin mencekik leher masyarakat kecil,” teriak salah satu orator di atas mobil komando dengan pengeras suara.

​Soroti Lonjakan Biaya Hidup dan Pencabutan Subsidi
​Dalam aksinya, para mahasiswa secara bergantian menyampaikan sejumlah tuntutan krusial. Mereka menilai masa dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran tidak menunjukkan keberpihakan kepada rakyat.

​Beberapa poin utama yang disuarakan meliputi:

​Lonjakan Biaya Hidup: Kenaikan harga kebutuhan pokok yang dinilai tidak sebanding dengan pendapatan masyarakat.

​Pencabutan Subsidi: Kebijakan pemerintah yang memangkas atau mencabut berbagai fasilitas subsidi (seperti energi dan kebutuhan dasar lainnya) yang dianggap memperberat beban ekonomi rakyat.

Tak Mampu Menyerlesaikan Masalah Kebakaran hutan dan dampaknya merugikan

​Kegagalan Janji Kampanye: Tuntutan agar pemerintah segera mengevaluasi ulang arah kebijakan makroekonomi yang dinilai gagal mendongkrak kesejahteraan sosial secara merata.

​Kemacetan Mengular dan Rekayasa Lalu Lintas
​Aksi tutup jalan ini membuat ratusan kendaraan, mulai dari sepeda motor, mobil pribadi, hingga angkutan umum (pete-pete), terjebak dalam kemacetan yang mengular hingga lebih dari dua kilometer. Sejumlah pengendara tampak kebingungan mencari jalur alternatif.

​Pihak Kepolisian dari Polrestabes Makassar bersama Polsek Tamalanrea yang berada di lokasi langsung bergerak cepat melakukan pengamanan dan mengarahkan pengendara untuk melintas ke jalur alternatif demi mencairkan kepadatan arus lalu lintas.

​“Kami mengimbau para pengendara untuk bersabar dan menggunakan jalur alternatif guna menghindari titik aksi unjuk rasa di depan Pintu 1 Unhas ini,” terang salah satu petugas kepolisian pengamanan lalu lintas di lokasi.

Menjelang senja, aksi unjuk rasa masih terus berlangsung dengan pengawalan ketat aparat keamanan, sementara mahasiswa berjanji akan terus menggelar aksi serupa jika tuntutan kesejahteraan rakyat tidak direspons serius oleh pemerintah pusat.

​