Rangkaian Penemuan 4 Bom Aktif di Dua Lokasi Berbeda Gegerkan Warga Bone

4 buah bom aktif ditemukan didua lokasi yang berbeda di Bone

NETSULSEL | bone, Warga Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, dibuat gempar oleh penemuan bahan peledak secara beruntun dalam dua hari terakhir. Tak tanggung-tanggung, sebanyak empat buah granat yang dipastikan masih aktif ditemukan di dua lokasi terpisah dalam kurun waktu yang berdekatan.

​Rangkaian penemuan ini bermula pada Rabu (23/9/2026) sore sekitar pukul 15.30 WITA. Saat itu, seorang pekerja bangunan yang tengah menggali tanah untuk fondasi rumah di Jalan Andi Ali Petta Cenrana, Kelurahan Masumpu, Kecamatan Tanete Riattang, terkejut menemukan tiga benda mencurigakan yang diduga kuat merupakan granat.

​Belum reda kekagetannya, hanya berselang satu jam kemudian, geger susulan kembali terjadi. Personel Satuan Intelkam Polres Bone Unit IV menerima laporan warga terkait penemuan benda serupa di kawasan Museum Lapawawoi, Jalan MH Thamrin, yang jaraknya tak jauh dari lokasi pertama.

​Kasat Intelkam Polres Bone AKP Sayfriadi bersama jajarannya yang mengecek langsung ke area museum memastikan bahwa benda tersebut adalah granat jenis nanas. Pihak kepolisian segera memanggil Tim Penjinak Bom (Jibom) Satuan Brimob Batalyon C Polda Sulsel untuk mengamankan lokasi dan melakukan evakuasi steril.

​Kasi Humas Polres Bone, Iptu Rayendra Muchtar, membenarkan rangkaian temuan bahan peledak yang memicu keresahan warga tersebut.

​”Kemarin Sat Intelkam mendapat laporan adanya penemuan benda berupa granat nanas di kompleks Museum Lapawawoi. Setelah dipastikan merupakan bahan peledak, anggota berkoordinasi dengan Jibom untuk dilakukan evakuasi,” kata Iptu Rayendra, Kamis (24/9/2026).

​Langkah cepat pun diambil. Keempat granat aktif yang dievakuasi dari dua lokasi berbeda itu langsung dimusnahkan oleh Tim Jibom demi menjamin keamanaan masyarakat setempat.

​”Sejumlah bahan peledak yang ditemukan di lokasi berbeda semuanya telah dimusnahkan atau di-disposal di Kelurahan Cellu, Kecamatan Tanete Riattang Timur, pagi tadi,” lanjutnya.

​Menyikapi penemuan beruntun ini, kepolisian mengimbau warga Bone agar tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan. Jika kembali menemukan benda-benda mencurigakan yang menyerupai bahan peledak, warga diminta untuk tidak menyentuh atau memindahkannya, melainkan segera melapor ke pihak berwajib.(kiki)