NETSULSEL | Bulukumba, Gelombang dukungan politik menjelang suksesi kepemimpinan DPD II Partai Golkar Bulukumba kian menunjukkan dinamika yang solid. Langkah Anggota DPRD Bulukumba dari Fraksi Partai Golkar, H. Ilham Bahtiar, untuk maju bertarung memperebutkan kursi kepemimpinan beringin kini bukan sekadar wacana internal, melainkan gerakan lintas partai dan lintas elemen masyarakat.
Strategi kepemimpinan Ilham menarik perhatian publik saat ia membagikan buku autobiografi Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Penyerahan buku tersebut menjadi simbol komitmen moral dan gagasan perjuangan yang ia tawarkan kepada para senior partai hingga tokoh publik lintas bendera politik.
Restu Senior dan Nilai Kesantunan
Dukungan kuat mengalir dari politisi senior internal Partai Golkar Bulukumba, Andi Sudirman Pate. Mantan Wakil Ketua DPRD dan Wakil Ketua DPD II Golkar Bulukumba ini mengapresiasi kepekaan serta apresiasi Ilham terhadap rekam jejak kader senior.

Komitmen Perjuangan: Andi Sudirman Pate memberikan restu dan dukungan penuh atas niat Ilham memimpin Golkar Bulukumba.
Pesan Etika Politik: Ia menekankan agar proses suksesi kepemimpinan tetap mengedepankan etika, keharmonisan, dan kesantunan berpolitik.
Magnet Politik Lintas Partai
Kehadiran Ilham Bahtiar di area suksesi ini juga menembus sekat antarpantai. Sejumlah tokoh politik luar Golkar terang-terangan menyatakan dukungan moral dan kesiapan untuk memperkuat barisan.
Andi Muniaty Makking (Ketua DPD II Partai Demokrat Bulukumba), Mantan Wakil Ketua DPRD Bulukumba dan legislator dua periode ini menaruh harapan besar pada kepemimpinan Ilham. Ia bahkan menegaskan komitmennya untuk siap bergabung kembali ke Golkar kelak jika Ilham sukses memimpin partai, khususnya dalam mengawal basis electoral Dapil 4 (Kajang dan Herlang).
H. Abdul Kadir (Politisi PKS): Mantan anggota DPRD Bulukumba ini meyakini kepemimpinan Ilham mampu membawa warna baru yang lebih maju dan adaptif bagi dinamika politik lokal.
Kahar Muslim (politisi Demokrat): Legislator DPRD Bulukumba 3 periode, pernah mencalonkan diri sebagai wakil bupati dalam kontestasi pilkada bulukumba yang didukung penuh partai demokrat.
Dukungan Tokoh Adat dan Mantan Kader
Kekuatan Ilham semakin meluas dengan kembalinya kepercayaan para tokoh masyarakat dan mantan kader yang pernah membesarkan partai beringin:
Andi Rahma Ansarudin (Forum Silaturahmi Adat Nusantara): Tokoh adat dan mantan kader Golkar ini menyokong penuh langkah Ilham serta berjanji siap kembali berbaju Golkar jika suksesi kepemimpinan berjalan sukses.
Andi Mapagangka (Tokoh Masyarakat & Mantan Kader): Menyatakan siap berdiri di garis perjuangan yang sama apabila Ilham terus menjaga komitmen kerja bersama demi kejayaan Golkar di masa depan. Pergerakan ini mempertegas posisi Ilham Bahtiar bukan hanya sebagai calon pemimpin internal, melainkan sosok pemersatu yang dinilai mampu merangkul berbagai elemen untuk membangun arah baru politik Bulukumba.
Berjuang dengan membagi buku Ketua Umum Golkar BahlilLahaladia ini, tak sekadar simbolis. Haji Ile mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan amanah dari Wakil Ketua Umum Partai Golkar asal Bulukumba, Andi Rukman Nurdin Karumpa.
”Ini adalah amanah dari Pak Wakil Ketua Umum yang wajib saya jalankan. Lewat momentum ini, kita ingin menyatukan sinergi seluruh kader Golkar untuk membenahi dan memantapkan jalan politik partai ke depan,” tegas Haji Ile.
Dengan bekal rekam jejak sebagai legislator dari Dapil 3 (Bulukumpa – Rilau Ale) serta kedekatan dengan jejaring pengurus provinsi hingga pusat, Haji Ile membawa semangat akselerasi politik Ketum Bahlil ke tingkat daerah. Melalui konsolidasi yang inklusif ini, Golkar Bulukumba siap merapikan mesin partai hingga ke tingkat akar rumput demi meraih kejayaan politik di masa mendatang. (ita)

















