SKANDAL PERIZINAN GOWA MELEDAK, Kadis Perkimtan Resmi Tersangka Kasus Korupsi PBG!

NETSULSEL | Gowa, Gempa hukum mengguncang Pemerintah Kabupaten Gowa! Kasus dugaan korupsi “berdarah” dalam penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di Dinas Perkimtan akhirnya menyeret orang nomor satu di instansi tersebut. Kepala Dinas Perkimtan Gowa, Abdullah Sirajuddin, resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Tipikor Polres Gowa.

Penetapan ini menjadi titik balik dramatis setelah serangkaian “serangan” hukum yang dilakukan aparat kepolisian terhadap Dinas Perkimtan dalam beberapa pekan terakhir.

Pemeriksaan Maraton & Bukti Kua
Status tersangka ini bukan jatuh begitu saja. Penyidik Tipikor Polres Gowa telah melakukan “perang urat syaraf” dengan memeriksa sekitar 50 saksi dan menyisir tumpukan dokumen rahasia. Puncaknya adalah pemeriksaan maraton terhadap Abdullah Sirajuddin yang berlangsung hampir 12 jam lamanya.

Meski sebelumnya pihak kuasa hukum mengklaim kliennya kooperatif, rupanya bukti-bukti yang dikumpulkan penyidik tak terbantahkan. Sinyal bahaya sebenarnya sudah terbaca sejak penggeledahan besar-besaran di Kantor Dinas Perkimtan pada Mei 2026 lalu, di mana polisi menyita dokumen krusial yang diduga menjadi “kartu as” dalam skandal perizinan ini.

Investasi Terancam, Publik Menuntut Transparansi
Kasus PBG bukan perkara sepele. Praktik lancung dalam perizinan ini diduga telah mencederai iklim investasi, pembangunan, dan tata ruang di Kabupaten Gowa. Publik kini mulai berspekulasi

Apakah Abdullah Sirajuddin bergerak sendirian, atau ada “pemain” lain yang ikut mencicipi aliran dana haram di balik meja perizinan ini?
Kini, masyarakat Gowa menagih taji kepolisian untuk tidak berhenti di satu tersangka saja. Publik mendesak agar skandal ini dibongkar hingga ke akar-akarnya, mengungkap siapa saja yang bermain di balik mekanisme izin bangunan yang seharusnya bersih dari praktik kotor.

Babak Baru Penyidikan
Saat ini, Polres Gowa tengah bekerja keras menyusun konstruksi perkara yang utuh. Informasi yang dihimpun, penyidik masih terus mendalami aliran dana dan jejak keterlibatan oknum lain yang berpotensi menjadi tersangka baru.

“Kami terus mendalami alur perizinan dan kemungkinan adanya pihak lain yang ikut bertanggung jawab,” ujar sumber di kepolisian.

Mampukah aparat kepolisian membongkar habis jaringan korupsi di Dinas Perkimtan Gowa? Atau akankah ada kejutan nama-nama besar lainnya yang akan terseret dalam pusaran kasus ini?

Tetap ikuti perkembangan berita ini hanya di sini.