
NETSULSEL | Makassar, Universitas Hasanuddin menggelar Wisuda Periode Oktober 2026. Sebanyak 1.607 lulusan dari seluruh jenjang pendidikan resmi dikukuhkan sebagai alumni baru, menandai berakhirnya proses pembelajaran sekaligus awal kontribusi mereka dalam pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan penyelesaian berbagai tantangan di masyarakat.
Prosesi wisuda berlangsung di Baruga A.P. Pettarani, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, diselenggarakan dalam dua sesi. Sesi pertama pada Senin (26/10) diikuti 726 wisudawan, sedangkan sesi kedua pada Selasa (27/10) diikuti 881 wisudawan. Dari total wisudawan, terdiri atas 978 (60,86%) perempuan dan 629 (39,14%) laki-laki.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Pengembangan, dan Keuangan, Prof. Subehan, S.Si., M.Pharm., Sc., Ph.D., Apt., dalam laporan akademiknya menjelaskan wisuda kali ini merupakan wisuda kedua pada Tahun Akademik 2026/2027. Unhas menunjukkan peningkatan kinerja akademik yang signifikan. Salah satunya dalam capaian Angka Efiisudasiensi Edukasi (AEE).
Pencapaian AEE pada akhir Oktober 2026 tercatat 37,78% dari target 85,15% tahun ini. Data menunjukkan capaian yang terus meningkat sepanjang tahun, dari 2,01 persen pada Januari, dengan kenaikan paling tajam pada periode Juni hingga Agustus.
“Per jenjang, capaian AEE Program Magister tercatat 44,40 persen dari target 80 persen; Program Sarjana 41,92 persen dan Sarjana Terapan 38,80 persen, masing-masing dari target 100 persen; serta Program Doktor 25,98 persen dari target 60 persen. Kami berharap capaian ini terus meningkat hingga akhir tahun 2026 sehingga target IKU dapat tercapai,” jelas Prof. Subehan.
Untuk mendukung target tersebut, Unhas memperkuat tata kelola akademik melalui pemanfaatan sistem pemantauan berbasis data yang terintegrasi dengan _early warning system_. Pendekatan ini memungkinkan identifikasi dini terhadap mahasiswa yang berpotensi mengalami keterlambatan studi, sehingga dosen pembimbing dan program studi dapat memberikan pendampingan akademik yang lebih tepat sasaran.
Penerapan sistem pemantauan akademik berbasis data menunjukkan bahwa peningkatan angka kelulusan tepat waktu tidak hanya bergantung pada capaian mahasiswa, tetapi juga pada kualitas tata kelola pendidikan. Melalui evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan, Unhas terus memperkuat layanan akademik agar setiap mahasiswa memperoleh dukungan yang diperlukan untuk menyelesaikan studi secara optimal.
Pengukuhan ini menambah jumlah alumni Unhas yang siap berkiprah di berbagai bidang profesi. Pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman akademik yang diperoleh selama masa studi diharapkan sebagai bekal bagi para lulusan untuk terus mengembangkan kapasitas diri, menghasilkan inovasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. (eka)
















