Sebuah Jaringan Sindikat Narkoba Joker Malaysia Digulung Polrestabes Makassar, 9 Kg Sabu Ditangkap

sketsa dengan imajinasi AI

NETSULSEL | Makassar, Pembongkaran jaringan pengedar narkoba lintas negara kembali berhasil dilakukan oleh jajaran Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar. Sebanyak tujuh orang anggota komplotan peredaran sabu dan ekstasi asal Malaysia dibekuk polisi dari sejumlah lokasi berbeda. Dari tangan para pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa 9 kilogram sabu beserta 10.255 butir pil ekstasi.

​Rangkaian penangkapan ini diawali dari ditemukannya paket sabu di kawasan Jalan Barawaja, Kota Makassar, pada Sabtu (20/6). Beranjak dari temuan awal tersebut, tim penyidik terus melakukan penelusuran hingga akhirnya berhasil menggerebek sebuah lokasi di Hotel Parung, Depok, Jawa Barat, pada Rabu (26/8). Secara keseluruhan, penindakan berlangsung di lima titik yang tersebar di Kota Makassar, Kabupaten Pinrang, Kota Surabaya, Kabupaten Pasuruan, hingga Kota Depok.

​”Seluruh barang bukti sabu seberat 9 kilogram dan belasan ribu butir ekstasi ini kami kumpulkan dari hasil penindakan di lima wilayah berbeda. Sebanyak tujuh tersangka yang terikat dalam satu jaringan berhasil kita amankan,” jelas Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Makassar, AKBP Lulik Febyantara, Sabtu (5/9/2026).

​Ketujuh orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka tersebut masing-masing berinisial EA, SI, SA, AD, DK, SB, dan EW. Berdasarkan hasil pemeriksaan, mereka bertindak sebagai kaki tangan dari seorang bandar besar yang mengendalikan bisnis haram ini langsung dari Malaysia.

​Kelompok ini memiliki ciri khas tersendiri dalam menyalurkan barang haramnya. Setiap paket sabu dibungkus rapi menggunakan plastik warna hitam yang berhiaskan gambar wajah Joker. Jalur distribusi mereka tergolong luas, mencakup empat kota besar di tanah air, mulai dari Medan, Jakarta, Surabaya, hingga Makassar. Saat ini, kepolisian masih terus memburu sosok bandar utama asal Malaysia yang mengendalikan para tersangka.(syam)