NETSULSEL | Makassar, Disaat Warga kota Makassar sedang giat-giatnya merayakan semarak hari kemerdekaan dibulan agustus hari ini, suasana tersebut diwarnai aksi bentrokan dari aksi demo Komite Nasional Papua Barat dan Mahasiswa Papua,
Demo yang mengusung isyu zona darurat militer dan krisis kemanusiaan di Papua, terlibat aksi saling lempar batu dengan sekelompok massa dari warga sekitar loaksi. Mahasiswa Papua yang memblokade jalan poros Makassar-Gowa di Jl. Sultan Alauddin depan pasar Pa;bang-Baeng, Makassar, Sabtu 15 Agustus 2026 yang mengganggu arus lalu lintas membuat sejumlh pengendara terganggu yang menyebabkan benturan.
Saat bentrok terjadi seorang polisi bernama Aiptu Usman (Kaurbin) sat Intelkam Polrestabes Makassar terluka saat berusaha melerai betnrokan. Ia terpaksa mendapat perawatan medis karena mengalami luka bagian mulut dan kepala akibat terkena lemparan batu.










