NETSULSEL | Makassar, Polsek Panakkukang meluruskan kabar mengenai pengamanan seorang pria lanjut usia di Jalan Barawaja, Kelurahan Pampang, Kota Makassar, Kamis (13/8/2026) malam. Kepolisian memastikan tindakan tersebut dilakukan bukan dalam rangka penangkapan pidana, melainkan respons cepat atas permintaan sang istri.
Klarifikasi Polisi: Diamankan Atas Permintaan Istri
Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, IPTU Uji Mughni, menjelaskan bahwa lansia bernama Sampara tersebut dibawa ke kantor polisi semata-mata untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan karena kondisi yang bersangkutan sedang hilang kesadaran akibat alkohol.
”Bukanji ditangkap, atas permintaan istrinya agar diamankan di Polsek karena dalam keadaan mabuk serta berusaha membakar rumahnya. Dan sekarang sudah pulang,” ujar IPTU Uji Mughni saat dikonfirmasi, Jumat (14/8/2026).
Aksi Nekat Sampara dan Respon Warga
Peristiwa ini bermula sekitar pukul 20.00 WITA, tepat seusai waktu salat Isya. Sampara yang diduga kuat berada di bawah pengaruh minuman keras tiba-tiba melakukan aksi nekat yang mengancam keselamatan tempat tinggalnya sendiri.
Melihat perilaku berbahaya sang suami, sang istri langsung histeris dan berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut memancing kedatangan Bu RT setempat yang bermukim tak jauh dari lokasi.
Meski warga mulai berdatangan dan memperingatkan bahwa pihak berwajib akan dipanggil, Sampara justru sama sekali tidak gentar. Dalam rekaman video yang sempat diabadikan oleh Ketua RT, lansia tersebut malah melontarkan tantangan dengan santai.
”Kalau ditangkap syukur alhamdulillah,” cetus Sampara di hadapan Ketua RT.
Gerak Cepat FKPM dan Pengamanan Lokasi
Keberanian Sampara yang tak terkontrol membuat warga sekitar dilanda kecemasan hebat. Mengingat area pemukiman di Jalan Barawaja tergolong padat penduduk, tindakan nekat Sampara berpotensi memicu kebakaran luas.
Ketua Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Kelurahan Pampang, Haris Arsyad, membenarkan kronologi kejadian tersebut usai menerima laporan darurat dari Bu RT.
”Iya benar, mau bakar rumahnya untung ada Bu RT, kejadiannya setelah (salat) Isya,” ungkap Haris.
Haris menambahkan, pihaknya bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Pampang langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) dan mengontak SPKT Polsek Panakkukang untuk evakuasi.
”Langsung dijemput anggota Polsek Panakkukang karena meresahkan, banyak warga khawatir,” jelasnya.
Kekhawatiran Warga di Tengah Maraknya Kebakaran
Kepanikan warga malam itu bukan tanpa alasan. Dalam kurun waktu beberapa hari terakhir, Kota Makassar memang tengah dibayangi ancaman rentetan insiden kebakaran di berbagai titik.
Amukan si jago merah sebelumnya dilaporkan terjadi di beberapa wilayah strategis dan pemukiman, seperti:
Kecamatan Tallo
Kawasan Nipah Mall
Area Kandea
Pemukiman Toddopuli
Wilayah Sudiang
Faktor maraknya musibah kebakaran inilah yang membuat warga Pampang bergerak cepat mengamankan Sampara sebelum aksi nekatnya berujung bencana fatal.(syan)
















