Sosok Pengayom di Pusaran Industri Properti. Arief Mone: H. Badris Layak Jadi Pemimpin REI, Mampu Merangkul Semua Pengembang

Salam komando H.Badris Salam (calon Ketua DPD REI Sulsel) dengan H. Arief Mone (eks Ketua DPD REI Sulsel)

NETSULSEL | Makassar, Suasana kehangatan terasa begitu kental usai gelaran deklarasi HBS for REI di Hotel Grand Claro Makassar, Rabu (9/9/2026) lalu. Di tengah kerumunan para pengembang properti dan pelaku industri real estat Sulawesi Selatan, sosok H. Badris Salam tampak tenang menyapa satu per satu kolega yang hadir mulai dari pengembang papan atas hingga pelaku usaha properti skala kecil.

​Sikapnya yang inklusif dan ramah bukan sekadar gaya panggung politik organisasi. Karakter humanis dan mengayom itulah yang menjadi alasan utama tokoh senior sekaligus Mantan Ketua DPD Real Estat Indonesia (REI) Sulsel, Arief Mone, mantap menjatuhkan dukungannya kepada Badris Salam untuk memimpin DPD REI Sulsel periode mendatang.

Momentum pemasangan Jaket HBS kepada Mantan Ketua DPD REI Sulsel, H. Arief Mone

​Bagi Arief Mone, memimpin organisasi sebesar REI Sulsel di tengah era transisi ekonomi tidak cukup hanya mengandalkan kepiawaian berbisnis. Diperlukan sentuhan kepemimpinan yang bervisi merangkul, mendengarkan, dan memberi ruang tumbuh bagi seluruh anggota tanpa membeda-bedakan kelas.

​”Haji Badris Salam adalah sosok yang dinamis dan punya visi jelas untuk merangkul seluruh pengembang, baik skala kecil, menengah, maupun besar. Pengalamannya di organisasi sudah teruji, sehingga beliau adalah figur yang paling tepat untuk melanjutkan roda kepemimpinan REI Sulsel,” tutur Arief Mone penuh keyakinan.

​Tantangan industri properti saat ini memang tak berjarak dari urusan perut rakyat banyak. Berbagai persoalan krusial—mulai dari kerumitan regulasi perizinan, skema pembiayaan perbankan, hingga misi kemanusiaan dalam menyediakan rumah bersubsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) membutuhkan pemimpin yang tidak hanya cerdas bernegosiasi, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi.

​Kehadiran Badris Salam dinilai mampu menjadi jembatan hangat antara pengembang lokal dengan pemerintah daerah serta pemangku kepentingan perbankan. Pendekatan komunikasinya yang santun namun tegas diyakini sanggup memurai berbagai sumbatan regulasi yang selama ini menggenjot ruang gerak para pengembang di daerah.

​Dukungan mengalir dari sosok senior seperti Arief Mone menjadi suntikan moral berharga bagi Badris Salam dalam bursa calon Ketua DPD REI Sulsel. Di mata para pengembang daerah, harapan kini terpaut pada figur pengayom tersebut: membawa angin segar kepemimpinan yang progresif, inklusif, dan tetap berorientasi pada kesejahteraan masyarakat luas demi majunya industri real estat di bumi Sulawesi Selatan. (irh)