Mengusung Semangat ‘Tumbuh Bersama’, Badris Salam Mantap Ambil Formulir Pendaftaran Ketua DPD REI Sulsel

Langkah nyata kembali ditunjukkan oleh pengembang senior Sulawesi Selatan, Badris Salam. Diwakili jajaran tim pemenangannya yang diketuai Edy Arsyam, Badris Salam secara resmi telah mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon Ketua DPD Real Estat Indonesia (REI) Sulawesi Selatan.

NETSULSEL | Makassar, Langkah nyata kembali ditunjukkan oleh pengembang senior Sulawesi Selatan, Badris Salam. Diwakili jajaran tim pemenangannya yang diketuai Edy Arsyam, Badris Salam secara resmi telah mengambil formulir pendaftaran sebagai bakal calon Ketua DPD Real Estat Indonesia (REI) Sulawesi Selatan.

​Langkah pengambilan formulir ini tidak sekadar menjadi pemenuhan syarat administratif dan finansial organisasi, melainkan penanda kesiapan matang menuju Musyawarah Daerah (Musda) mendatang. Kesiapan ini mencakup kelengkapan berkas hingga dana partisipasi sebesar Rp300 juta yang disyaratkan panitia.

​Dengan dukungan awal yang diklaim mencapai lebih dari 250 an pemilik suara (voters), Badris Salam menegaskan bahwa pendekatannya bukan semata-mata mengumpulkan dukungan suara, melainkan membangun nilai kebersamaan. Lewat koordinasi lintas wilayah di Sulawesi Selatan, seluruh tim bergerak menjaga komunikasi hangat dengan para anggota.

​Di balik kontestasi ini, gagasan utama yang diusung Badris Salam berakar dari prinsip humanis yang kuat: “Tumbuh Bersama”. Bagi Badris, organisasi DPD REI Sulsel merupakan rumah besar bagi seluruh pengembang baik skala kecil, menengah, maupun besar.

​”Sebenarnya tidak perlu ada kelompok yang terpisah-pisah. REI ini rumah milik kita bersama. Sebagai sebuah wadah besar, cita-cita kita adalah bersatu di bawah satu kepemimpinan yang taat aturan. Kalau kita bersatu, hasilnya akan luar biasa karena kita ini ibarat ‘pabrik rumah’ yang mewujudkan impian masyarakat untuk memiliki hunian,” ungkap Badris Salam.

​Visi kebersamaan tersebut juga berfokus pada penguatan kontribusi REI Sulsel dalam mendukung program strategis pemerintah, seperti penyediaan rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan optimalisasi insentif properti komersial.

​Kiprah dan kesiapan Badris Salam dalam sektor perumahan teruji dari rekam jejak pengembangannya yang mampu memproduksi hingga 2.000 unit rumah per tahun. Kesiapan infrastruktur lahannya bahkan siap memfasilitasi agenda akad massal perumahan tingkat nasional.

​Melalui kepemimpinan yang merangkul dan tidak membeda-bedakan, langkah Badris Salam mengambil formulir pendaftaran ini menjadi simbol harapan baru untuk membawa DPD REI Sulsel menjadi organisasi yang makin solid, inklusif, dan makin berdampak bagi kesejahteraan masyarakat luas. Rencana Pengembalian formulir ini akan diantar lansung oleh Badris disertai diakhir bulan september ini.(ita)