Gandeng KWT Asri Makassar, Tim PKM PNUP Dorong Kemandirian Pangan Lewat Budidaya Hidroponik

Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Program Studi Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Jurusan Teknik Informatika dan Komputer (JTIK) Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) menggelar pelatihan budidaya hidroponik. Kegiatan yang diikuti oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Asri ini berlangsung di BTN Asal Mula, Kelurahan Tamalanrea Indah, Kota Makassar,

NETSULSEL | Makassar, Mengatasi tantangan keterbatasan lahan perkotaan, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Program Studi Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Jurusan Teknik Informatika dan Komputer (JTIK) Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) menggelar pelatihan budidaya hidroponik. Kegiatan yang diikuti oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Asri ini berlangsung di BTN Asal Mula, Kelurahan Tamalanrea Indah, Kota Makassar, pada Sabtu (8/8/2026).

​Metode hidroponik merupakan teknik bercocok tanam yang mengandalkan air dan larutan nutrisi mineral tanpa media tanah. Sebagai gantinya, sistem ini memanfaatkan bahan alternatif seperti sabut kelapa, pasir, hingga serbuk kayu. Inovasi ini menjadi solusi ideal untuk memenuhi kebutuhan sayuran segar di pekarangan pemukiman yang padat. Beragam komoditas harian seperti selada, bayam, cabai, tomat, pakcoy, hingga kangkung dapat tumbuh subur melalui metode ini.

​Dipimpin oleh Ir. Dahliah Nur, M.T., tim akademisi ini beranggotakan Muhammad Rizal, Muhammad Nur Yasir Utomo, Ahmad Maruf Firman, serta empat mahasiswa Prodi TKJ. Program edukasi dan pendampingan ini difokuskan pada tiga pilar utama untuk pemberdayaan 20 anggota KWT Asri:

  • Transfer Teknologi: Meningkatkan pemahaman dan keterampilan teknis warga dalam mengoperasikan instalasi hidroponik secara efisien dan hemat lahan.
  • Kemandirian Pangan: Membangun unit demplot kelompok serta instalasi pekarangan rumah tangga demi menjamin ketersediaan sayuran sehat dan hemat biaya.
  • Pemberdayaan Ekonomi: Rintisan kelembagaan usaha mikro melalui pengelolaan panen surplus yang bernilai jual untuk pasar lokal.

​Ketua Tim PKM PNUP, Ir. Dahliah Nur, M.T., menegaskan pentingnya keberlanjutan program ini bagi kemandirian warga setempat.

​”Kami berharap anggota KWT Asri dapat memiliki pengetahuan bertanam hidroponik,” tuturnya.(ilh)