Horeee..! Kabar Bahagia Untuk Pedagang Pasar Tradisional. Perumda Pasar Makassar Hadirkan Beasiswa Kuliah untuk Anak Pedagang

Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Makassar Raya menggandeng Institut Bisnis dan Keuangan (IBK) Nitro Makassar meluncurkan Program Beasiswa Jalur Kerja Sama bagi anak-anak pedagang pasar tradisional.

NETSULSEL | Makassar, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Makassar Raya menggandeng Institut Bisnis dan Keuangan (IBK) Nitro Makassar meluncurkan Program Beasiswa Jalur Kerja Sama bagi anak-anak pedagang pasar tradisional. Kemitraan strategis ini hadir sebagai bentuk investasi jangka panjang sekaligus penghargaan (reward) atas loyalitas para pedagang yang rajin memenuhi kewajibannya. Pada tahap awal, program menyasar tujuh pasar utama di Makassar yakni Pasar Sentral, Butung, Pa’baeng-baeng, Terong, Daya, Toddopoli, dan Pannampudengan kuota awal sebanyak 35 calon mahasiswa.

​Program ini secara signifikan memangkas beban finansial keluarga pedagang kecil agar anak-anak mereka tetap berkesempatan mengenyam pendidikan tinggi berkualitas. Melalui skema ini, penerima beasiswa mendapatkan fasilitas pembebasan biaya pendaftaran dan uang pangkal secara penuh, serta keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang hanya dibebankan sebesar Rp350 ribu per bulan.

​Direktur Utama Perumda Pasar Makassar Raya, Ali Gauli Arief, menegaskan bahwa kolaborasi ini tidak sekadar memberikan bantuan finansial, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan sosial masyarakat pasar. “Kerja sama ini menjadi peluang untuk memberikan semacam reward kepada pedagang yang rajin membayar kewajibannya. Kami ingin memastikan anak-anak pedagang memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kompetensi, serta meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Ali Gauli, Rabu (22/7/2026).

​Pihak IBK Nitro menyiagakan berbagai pilihan program studi yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan ekonomi digital saat ini, mulai dari D3 Keuangan dan Perbankan, S1 Manajemen (Keuangan, Perbankan, Pasar Modal, Perbankan Syariah), hingga S1 Bisnis Digital dan S1 Kewirausahaan. Langkah ini dirancang agar para lulusan kelak memiliki bekal ilmu yang adaptif terhadap dinamika bisnis modern.

​Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis IBK Nitro Makassar, Dr. Sujatmiko, merincikan besarnya nilai subsidi pendidikan yang dialokasikan dalam program kolaborasi ini. “Secara reguler, biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu, uang pangkal Rp6 juta, dan UKT sekitar Rp4 juta per semester. Melalui program beasiswa ini, pendaftaran dan uang pangkal gratis, sedangkan UKT hanya Rp350 ribu per bulan karena selisihnya ditanggung oleh mitra. Kami ingin melahirkan generasi muda dari keluarga pedagang yang kompeten sehingga mampu meningkatkan taraf ekonomi keluarga sekaligus memperkuat daya saing pelaku usaha di masa depan,” pungkas Sujatmiko. (amb)