​HSDC 2026 Unhas Sukses Digelar: Wadah Pelajar Asah Nalar Kritis dan Public Speaking

Ajang tahunan yang berlangsung sejak 25 September ini berhasil menyedot antusiasme ratusan pelajar dari berbagai daerah untuk menguji ketajaman nalar, literasi, serta keterampilan berbahasa melalui lima cabang lomba unggulan, yakni debat bahasa Inggris, debat bahasa Indonesia, penulisan esai, newsreading, dan storytelling.

NETSULSEL | Makassar, Gelaran bergengsi Hasanuddin School Debating Competition (HSDC) 2026 resmi ditutup di Dental Centre Universitas Hasanuddin (Unhas), Minggu (27/9/2026). Ajang tahunan yang berlangsung sejak 25 September ini berhasil menyedot antusiasme ratusan pelajar dari berbagai daerah untuk menguji ketajaman nalar, literasi, serta keterampilan berbahasa melalui lima cabang lomba unggulan, yakni debat bahasa Inggris, debat bahasa Indonesia, penulisan esai, newsreading, dan storytelling.

​Mengusung tema unik berkonsep detektif dan pemecahan kasus, HSDC 2026 dirancang khusus untuk melatih para siswa menyelesaikan berbagai tantangan kompleks. Pendekatan ini menuntut peserta mengombinasikan kemampuan analisis mendalam, strategi berpikir terstruktur, serta keahlian berkomunikasi secara efektif di hadapan dewan juri dan publik.

​Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. Dr. drg. A. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp.BM(K)., hadir menutup acara sekaligus memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat. Beliau menegaskan pentingnya kompetisi ini sebagai batu loncatan pengembangan karakter kepemimpinan generasi muda.

​“Event ini sangat luar biasa. Ini menjadi wadah yang sangat berharga untuk membangun jejaring (networking) sekaligus mengasah karakter dan motivasi para peserta. Melalui kompetisi seperti ini, kita belajar untuk terus melakukan perbaikan diri (improving yourself) agar tumbuh menjadi pribadi yang lebih tangguh,” ujar Prof. Ruslin.

Langkah inovatif ini sejalan dengan visi penyelenggara untuk menghadirkan ruang ekspresi yang inklusif dan memicu keberanian siswa. Ketua Panitia HSDC 2026, Rayyan Naufal Rizky Kaloan, mengungkapkan bahwa fokus utama kegiatan ini berpusat pada penempaan rasa percaya diri serta penguasaan bahasa internasional.

​“Tujuan HSDC 2026 itu ada karena kita mau memicu pikiran-pikiran kritisnya anak-anak SMA, terutama di bidang Bahasa Inggris. Yang kedua juga public speaking, untuk mereka lebih berani menyuarakan apa yang ada dalam pikiran mereka menggunakan Bahasa Inggris,” jelas Rayyan.

​Kompetisi sengit ini melahirkan para pemenang di berbagai kategori. Tim DDS dari SMAN 17 Makassar sukses menyabet Juara 1 Debat Bahasa Inggris, sementara Buzzer Londo Ireng dari SMAN 5 Makassar menjuarai Debat Bahasa Indonesia. Pada kategori individu, Nabilah Zaenab Putri Yusuf (SMA Islam Al Akhyar) meraih Juara 1 Penulisan Esai, Atikah Sarah Nafizah (SMAS Islam Athirah Bukit Baruga) menjuarai Newsreading, dan tim SMAN 16 Makassar mendominasi cabang Storytelling.

​Melalui penutupan resmi ini, HSDC 2026 tidak sekadar membagikan piala penghargaan, tetapi juga berhasil mengukuhkan peran Unhas dalam membina potensi akademis dan intelektual pelajar tingkat menengah. Sinergi antara universitas dan sekolah ini diharapkan terus berlanjut guna mencetak generasi penerus yang kritis, komunikatif, dan siap bersaing di kancah global.(atr)