Pelopori Penanaman Pohon di Kindang, Andi Utta: Kindang Harus Dijaga dan Dilestarikan Untuk Masa Depan, Jangan Malas.

Andi Muchtar Ali Yusuf mempelopori penanaman pohon dikawasan perkebunan kec.Kindang

NETSULSEL | Bulukumba, Kawasan Kecamatan KIndang di Kabupaten Bulukumba, merupakan kawasan hortikulutra dan Perkebunan yang tergolong besar didaerah Sulawesi Selatan. Selama ini kawasan ini tak terurus dan cenderung terabaikan. Namun di 8 tahun terakhir ini, Kindang menjelma menjadi kawasan hijau yang penuh dengan pohon buah berkualitas eksport dan berbagai jenis tanaman lainnya.

Kondisi ini tentu menguntungkan daerah Bulukumba karena hasil pekebunan buah dan berbagai tanaman lainnya, tak hanya membantu memperbaiki iklm yang rusak, meningkatkan ekonomi rakyat, Kindang menjadi benteng ekologis dan kantong air untuk menyanggah ketersediaan air.

Dalam momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkab Bulukumba melalui Dinas Lingkungan Hidup yang berkolaborasi dengan PT PLN (Persero) menggelar aksi penanaman pohon produktif di sekeliling Lapangan Borong Rappoa, Kecamatan Kindang, Jumat (05/06/26) kemarin. Penanaman pohon yang dimotori Bupati Kabupaten Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf ini, merupakan bagian dari upaya pelestarian lingkungan sekaligus penguatan ketahanan pangan daerah.

Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, menegaskan bahwa kegiatan penanaman pohon merupakan investasi jangka panjang bagi keberlangsungan daerah dan generasi yang akan datang.

“Agenda ini sangat penting. Apa yang kita lakukan hari ini akan menjadi cerminan kondisi daerah di masa depan. Tindakan yang kita lakukan sekarang adalah untuk menjamin kelangsungan hidup daerah dan generasi mendatang,” ujar Bupati.

Bupati yang akrab disapa Andi Utta tersebut mencontohkan dampak perubahan iklim yang mulai dirasakan masyarakat, salah satunya pada sektor pertanian. Menurutnya, musim berbuah tanaman cengkeh saat ini sudah tidak menentu dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Sejak memimpin Kabupaten Bulukumba pada periode pertama, Andi Utta menjadikan ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas pembangunan melalui pengembangan tanaman produktif.

“Kita menanam pohon produktif karena manfaatnya ganda. Lingkungannya menjadi hijau, sementara masyarakat juga memperoleh nilai ekonomi dari hasil tanaman tersebut,” katanya.

Ia menekankan bahwa Kecamatan Kindang sebagai wilayah hulu memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan di Kabupaten Bulukumba. Oleh karena itu, kawasan hutan dan tutupan lahannya harus tetap dijaga untuk mempertahankan daya serap air.

“Jika pohon-pohon di Kindang habis dibabat, maka kita hanya menunggu waktu terjadinya bencana banjir bandang dan tanah longsor. Kita patut bersyukur karena hutan di Kindang masih relatif terjaga. Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melawan praktik pembalakan liar,” tegas Andi Utta akronim dari Andi Muchtar Ali Yusuf.

Lebih lanjut, Andi Utta menyampaikan bahwa sektor pertanian dan ketahanan pangan akan menjadi sektor yang semakin menjanjikan di masa depan. Ia mencontohkan sejumlah investor dunia yang mulai melirik sektor pertanian sebagai bidang investasi strategis. Menurutnya, Bulukumba memiliki keunggulan berupa lahan yang subur sehingga harus dimanfaatkan secara optimal.

“Kita tidak perlu melakukan banyak modifikasi karena tanah kita sudah subur. Yang terpenting adalah jangan malas. Lahan harus produktif dan jangan dibiarkan terbengkalai. Pertanian memiliki prospek yang sangat baik untuk masa depan,” pungkasnya. (ita)