NETSULSEL | Makassar, Ratusan pengemudi ojek online (ojol) menyerbu Markas Polsek Kota Mamajang, Kota Makassar, Sabtu (19/9/2026) malam ini. Aksi penggerudukan ini dipicu oleh dugaan penganiayaan berat menggunakan senjata tajam jenis parang yang menimpa salah seorang rekan profesi mereka.
Korban dilaporkan mengalami luka sabetan usai terlibat cekcok dengan seorang juru parkir di wilayah hukum Polsek Mamajang beberapa saat sebelum kejadian.
Yang Menarik, Penganiayaan menggunakan parang ini terjadi tak jauh dari kantor Polsek.

Kabar mengenai sabetan parang yang menimpa driver ojol tersebut cepat menyebar melalui grup pesan singkat komunitas, memicu gelombang solidaritas sesama pengemudi yang langsung mendatangi kantor polisi untuk mengawal proses hukum dan menuntut agar pelaku pemarangan rekannya segera ditangkap.
Aparat kepolisian Polsek Mamajang langsung menyiagakan personel di sekitar lokasi guna menenangkan massa dan mencegah terjadinya aksi main hakim sendiri.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih bersiaga dan melakukan pengejaran terhadap pelaku penganiayaan. Pihak kepolisian mengimbau para pengemudi ojol untuk menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada aparat penegak hukum dan tetap menjaga situasi kondusif di Kota Makassar. (qas)

















