Tragedi Solar Berdarah. Gara-gara Disalip di SPBU, Sopir Truk Sukses Tukar Mobil Truk dengan Mobil Patroli

sktesa dengan imajinasi AI

NETSULSEL | ​Makassar, Sebab tidak sabar dan akibat sumbu emosi yang lebih pendek dari kabel charger murah, sebuah drama komedi-kriminal berdarah sukses melakoni debutnya di SPBU Jalan Perintis Kemerdekaan, Tamalanrea, Makassar. Dua orang pria yang sejatinya nasibnya sama-sama berat di jalanan sebagai sopir truk, justru berduel bak gladiator Romawi hanya gara-gara urusan antrean solar.

​Kisah apes bertajuk “Sebab-Akibat” ini bermula saat Hendra (31) sedang khusyuk bertapa mengantre BBM. Ia sudah membayangkan manisnya jalanan setelah tangki truknya terisi penuh. Namun, kedamaian itu mendadak buyar ketika Aswandi (30) yang tampaknya menganut prinsip “siapa cepat dia dapat” dengan santainya nyelonong menyalip antrean.

​Sebab merasa kehormatannya sebagai “pengantre senior” diinjak-injak, api cemburu dan amarah Hendra langsung berkobar. Bukannya menyelesaikan masalah secara elegan misalnya dengan lomba pantun atau adu klakson basuri dj sambil joget irama “jelaskan dong”, kedua sopir ini malah memilih jalur adu kata dengan umpatan, yang justeru menyegarkan emosi makin labil

​Merasa adu mulut kurang estetik, Hendra yang gelap mata langsung mengeluarkan “jimat pamungkas” dari balik bajunya: sebilah badik. Akibatnya sungguh dramatis! Bukannya tangki truk yang terisi solar, malah dada sebelah kanan Aswandi yang sukses “diisi” tusukan badik sebanyak dua kali.

​Aswandi yang mendadak hilang lemas pun gagal melanjutkan perjalanan dan harus di-storing darurat ke rumah sakit. Sementara Hendra? Akibat aksi sok jagoannya, rencana mengangkut muatan barang terpaksa batal total. Ia malah sukses diangkut gratis oleh jajaran Polsek Tamalanrea lengkap dengan fasilitas pengawalan.

​Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea, Iptu Muh. Ismail, hanya bisa menggelengkan kepala melihat ulah warganya ini. Kini Hendra harus melupakan dinginnya AC truk dan mulai membiasakan diri dengan dinginnya ubin sel tahanan Mapolsek Tamalanrea.

Nasehat Gacor (Biar Gak Ketularan Bego)
Gaesss, ingat! SPBU itu kepanjangannya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum, bukan Stasiun Pelepasan Bensin Emosi. Menyalip antrean memang bikin naik darah, tapi merobek dada orang lain pakai senjata tajam jelas bikin masa depan punah!

​Akibat hilang akal sehat selama lima menit, Hendra kini resmi dijerat Pasal 466 Ayat 2 KUHP tentang penganiayaan berat. Bonus yang didapat? Ancaman hukuman hingga 5 tahun penjara! Jadi, kalau antrean Anda disalip orang lain, cukup usap dada sendiri. Jangan pernah usap dada orang lain, apalagi pakai badik! (ita)