Bakti Pada Pacar, Wanita di Bone Nekat “Amankan” Scoopy Ibu Sendiri Demi Cinta! Endingnya Bikin Elus Dada

sketsa dengan imajinasi AI (hanya pemanis)

NETSULSEL | Bone, Demi cinta, apa pun kan kuberikan termasuk motor ammak sendiri! Ungkapan satire ini sepertinya paling pas menggambarkan aksi nekat seorang perempuan berinisial YM (28) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Alih-alih berbakti kepada orang tua, YM justru memilih jalur “kreatif” sebagai curanmor independen demi membiayai kekasih tercinta. Sayangnya, kisah cinta berdarah dingin ini harus kandas di balik jeruji besi Polsek Tanete Riattang.

​Kronologi: Ketika Scoopy Kuning Jadi Korban Romantisme
​Berdasarkan laporan resmi kepolisian, insiden bermula di kediaman sang ibu di Jalan Kol.Pol. A. Dadi, Kelurahan Biru, Kecamatan Tanete Riattang. Korban yang diketahui bernama Yusnani binti Tahir (65) seorang pensiunan PNS harus mengelus dada saat mendapati motor kesayangannya, sebuah Honda Scoopy berwarna kuning yang diparkir manis di halaman rumah, tiba-tiba lenyap tanpa pesan pamit.

​Kerugian korban ditaksir mencapai Rp22 juta. Merasa ada yang tidak beres dengan “raibnya” kendaraan tersebut, korban langsung melapor ke Polsek Tanete Riattang.

​Tangkap Basah: Cinta Bertepuk Sebelah Tahanan
​Unit Opsnal Reskrim Polsek Tanete Riattang yang dipimpin oleh IPDA Muhammad Nasrum, S.H., langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan. Tak butuh waktu lama bagi polisi untuk mengendus jejak pelaku.

​Pada Sabtu malam (31/10/2026) sekitar pukul 21.35 WITA, petugas menggerebek sebuah indekos di Jalan Kesehatan, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur. Siapa sangka, sang pencuri motor mewah tersebut tak lain dan tak bukan adalah anak kandung korban sendiri, yakni YM!

​Kanit Reskrim Polsek Tanete Riattang, AKP Henri Aswan, mengungkapkan fakta mengejutkan sekaligus menggelitik dari hasil pemeriksaan awal.

​“Dari hasil interogasi, terduga pelaku mengakui perbuatannya. Motor Honda Scoopy milik ibunya itu langsung digadaikan kepada seorang pria berinisial MF (39) di Jalan Gunung Bawakaraeng. Uang hasil gadainya? Tentu saja mengalir deras untuk membiayai sang pacar dan kebutuhan sehari-hari,” ujar AKP Henri Aswan dengan nada geleng-geleng kepala.

​Barang Bukti: Dari Motor hingga Tas Makeup
​Dalam operasi penangkapan ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang menjadi saksi bisu pengorbanan cinta sang anak kepada kekasihnya, antara lain:

​1 unit sepeda motor Honda Scoopy kuning (Nopol: DW 2723 JB)

​1 unit telepon genggam merek Vivo berwarna biru

​1 buah tas berisi seperangkat alat rias (biar tetap glowing saat dipenjara, mungkin?)

​Kini, YM bersama seluruh barang buktinya telah diamankan di Mapolsek Tanete Riattang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Pesan moral dari kasus ini: Cinta itu buta, tapi tolong jangan butakan diri sampai bawa-bawa motor emak ke tempat gadai! (isable)