
NETSULSEL | Makassar, Gelombang perubahan besar di sektor properti Sulawesi Selatan kian terasa. Di tengah tantangan ekonomi global yang menuntut kepemimpinan tangguh dan adaptif, sosok H. Badris Salam muncul sebagai figur visioner yang dinilai siap membawa angin segar bagi industri perumahan di daerah ini. Rekam jejaknya yang matang serta karakternya yang berintegritas tinggi menjadikan langkahnya kian mantap dalam bursa pemilihan Ketua Dewan Pimpinan Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Sulawesi Selatan.
Dukungan moral yang sangat signifikan mengalir dari tokoh pengusaha senior sekaligus pemilik PT Megatama Buana Perdana, H. Muhammad Aras. Sosok berpengaruh yang akrab disapa Opa ini menilai bahwa karakter kepemimpinan Badris Salam adalah jawaban atas kebutuhan organisasi saat ini. Badris dianggap bukan sekadar pengusaha sukses, melainkan pemimpin yang memiliki jiwa pengayom, kepekaan sosial mendalam, serta keberanian untuk membela kepentingan para pengembang daerah.
”REI Sulsel membutuhkan figur pemimpin yang tidak hanya cakap secara manajerial, tetapi juga memiliki kepekaan sosial serta visi bisnis yang kuat untuk merangkul seluruh anggota. Haji Badris Salam memiliki kualifikasi tersebut untuk membawa organisasi ini semakin solid dan maju,” tegas Muhammad Aras penuh optimisme saat ditemui di Makassar.
Kekuatan utama dari karakter H. Badris Salam terletak pada komitmennya untuk menghadirkan kepemimpinan yang inklusif dan solutif. Industri properti tidak hanya berbicara tentang skala bisnis besar, tetapi juga tentang bagaimana merangkul para pengembang skala menengah dan kecil agar dapat tumbuh bersama. Di situlah peran penting seorang pemimpin yang siap memasang badan dan menjadi jembatan diplomasi ketika anggotanya menghadapi hambatan, termasuk dalam urusan perbankan dan regulasi.
”Ketua REI Sulsel ke depan harus membimbing dan merangkul semua anggota REI agar bisa tumbuh dan maju bersama-sama. Jika ada anggota REI yang punya kendala berurusan dengan bank, Ketua REI harus turun tangan membantu,” tambah Aras, menekankan pentingnya kehadiran pemimpin yang hadir secara nyata di tengah anggotanya.
Dukungan kuat dari para tokoh senior ini mempertegas posisi H. Badris Salam sebagai figur pemersatu yang mampu mengonsolidasikan seluruh potensi industri perumahan di Sulawesi Selatan. Sinergi erat antara asosiasi, lembaga perbankan, dan pemerintah daerah yang siap dibangunnya diproyeksikan bakal menciptakan ekosistem properti yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.
Melalui integritas, dedikasi tanpa batas, serta kepemimpinan yang merangkul, langkah H. Badris Salam menuju Musyawarah Daerah (Musda) REI Sulsel menjadi momentum penting bagi kebangkitan industri perumahan. Semangat transformasi ini menjadi bukti nyata bahwa keberhasilan sebuah industri berawal dari pemimpin yang memiliki hati untuk melayani dan visi besar untuk membawa kemajuan bersama. (ita)
















