
NETSULSEL | Makassar, Pendidikan vokasi di Indonesia kembali menorehkan catatan emas di panggung internasional. Bukan sekadar mengejar seremonial di atas kertas, Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) menunjukkan komitmen nyatanya dalam mencetak generasi muda berdaya saing global melalui aksi diplomasi pendidikan yang inspiratif di Negeri Tirai Bambu.
Usai mengikuti ajang bergengsi China International Fair for Trade in Services (CIFTIS) 2026 di Beijing, Direktur PNUP, Prof. Rusdi Nur, S.ST., M.T., Ph.D., bersama Penanggung Jawab Kantor Urusan Internasional (KUI) PNUP, Sitti Sahriana, S.S., M.App.Ling., bergerak cepat melanjutkan misi besar ke Guangxi Modern Polytechnic College (GMPC) di Hechi, Guangxi, China, pada Jumat (11/9/2026).

Kunjungan ini berbuah momen bersejarah. Sebuah pita peresmian dipotong, menandai dibukanya GMPC sebagai Pusat Penugasan Dosen PNUP di Luar Negeri sekaligus Pusat Magang dan Pelatihan Praktik Internasional bagi para mahasiswa PNUP.
Langkah ini menjadi jembatan emas bagi para anak bangsa untuk merasakan atmosfer belajar dan mengasah keterampilan berstandar industri internasional. Melalui skema kolaborasi 1+1+1 joint talent cultivation, mahasiswa kelak tidak hanya menguasai teori di ruang kelas, tetapi juga langsung ditempa oleh pengalaman praktis di industri global.
”Pendidikan vokasi tidak bisa berdiri sendiri. Kita membutuhkan kolaborasi erat antara perguruan tinggi, industri, pemerintah, dan mitra internasional agar lulusan memiliki kompetensi yang selaras dengan perkembangan teknologi dunia,” tegas Prof. Rusdi Nur penuh optimisme.
Dalam momen yang sama, Sitti Sahriana turut memukau para pimpinan dan civitas akademika GMPC saat mempresentasikan profil, sejarah, hingga keunggulan program studi PNUP. Pemaparan ini membuka ruang dialog yang lebih luas untuk pertukaran mahasiswa, riset terapan bersama (joint applied research), hingga pengakuan kredit akademik antarnegara.
Keberhasilan kolaborasi lintas negara ini juga tidak lepas dari dukungan HOPE International Economic Cooperation (Wuhan) Co., Ltd., yang dipimpin oleh Mr. Li Zhuming, Mr. Han Xu, dan Ms. Sari, yang setia mendampingi PNUP memperluas jejaring pendidikan di China.
Semangat yang dibawa PNUP dari Hechi menjadi bukti nyata bahwa anak-anak Makassar dan Indonesia Timur mampu berdiri sama tinggi di kancah dunia. Pendidikan vokasi kini bukan lagi sekadar mencetak tenaga kerja lokal, melainkan melahirkan inovator global yang siap menjawab tantangan zaman.(inka)
















